kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.678   14,00   0,08%
  • IDX 6.665   28,08   0,42%
  • KOMPAS100 870   3,14   0,36%
  • LQ45 660   2,06   0,31%
  • ISSI 232   1,94   0,84%
  • IDX30 369   0,95   0,26%
  • IDXHIDIV20 456   1,35   0,30%
  • IDX80 99   0,43   0,43%
  • IDXV30 126   1,04   0,83%
  • IDXQ30 118   0,20   0,17%

Jumlah kematian global capai 14.510, WHO serukan taktik agresif lawan corona


Selasa, 24 Maret 2020 / 14:15 WIB
ILUSTRASI. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. REUTERS/Denis Balibouse


Sumber: Xinhua | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dia juga mendesak semua negara dan wilayah untuk menguji setiap kasus yang dicurigai, mengisolasi dan merawat setiap pasien yang dikonfirmasi, dan melacak dan mengkarantina setiap kontak dekat.

Baca Juga: Pakar: Skenario terburuk India, 2 dari 10 warga terfeksi virus corona

Memperhatikan bahwa beberapa negara sedang berjuang dengan kapasitas untuk melakukan langkah-langkah ofensif ini, Tedros menyarankan bahwa negara-negara tersebut harus memobilisasi sumber daya secara internal dari daerah yang tidak terkena dampak untuk meningkatkan kapasitas.

Selain itu, kepala WHO berterima kasih kepada negara-negara karena mengirim tim medis darurat untuk merawat pasien dan melatih petugas kesehatan di negara lain yang membutuhkan dukungan.

Baca Juga: IDI: Wabah corona sudah merenggut 6 dokter di Indonesia

"Ini adalah contoh solidaritas internasional yang luar biasa," tambah Tedros kepada Xinhua.

Dalam upayanya untuk mendukung pertempuran global melawan pandemi Covid-19, China telah mengirim beberapa tim ahli medis ke luar negeri dan menyediakan pasokan medis ke banyak negara dan wilayah.




TERBARU

[X]
×