kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Wikileaks: AS khawatirkan agresifitas Cina di Afrika


Kamis, 09 Desember 2010 / 12:50 WIB
ILUSTRASI. Kilang Minyak Pertamina


Reporter: Dupla Kartini, | Editor: Dupla Kartini

AFRIKA. Wikilekas kembali beraksi. Situs ini membocorkan rahasia diplomatik Amerika Serikat (AS) terkait persaingan AS dan China di Afrika.

Dalam dokumen terbaru itu disebutkan AS mengkhawatirkan semakin kuatnya pengaruh China di Afrika. Negeri Paman Sam ini pun disebut sangat memantau perluasan peran Cina di sana.

Dokumen rahasia itu juga menyebutkan ketika AS mendesakkan agenda demokrasi dan kapitalisme, sebaliknya Cina hanya ingin mewujudkan kapitalisme otoriter di Afrika. Johnnie Carson, Asisten Menlu AS untuk Afrika yang melakukan rapat dengan perusahaan minyak di Lagos, seperti dikutip surat kabar Guardian, menggambarkan Cina sebagai pesaing ekonomi yang sangat agresif dan tidak bermoral.

"China di Afrika bukan karena mementingkan Afrika, tetapi untuk kepentingan sendiri," ujar Carson.

Carson juga menyebut alasan lain kehadiran China di sana untuk mendapatkan suara dari Afrika di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Namun, AS tidak menganggap militer Cina sebagai ancaman keamanan.

Dokumen rahasia lainnya menyebutkan pemerintah AS menduga Cina menyuap untuk memenangkan berbagai kontrak di Kenya. Pengaruh China di Kenya disebutkan telah bertumbuh pesat, dengan keterlibatan China dalam berbagai proyek infrastruktur, serta kerjasama dengan Keamanan Nasional dan Intelijen Kenya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×