kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,67   6,06   0.79%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Wuhan masih dalam isolasi, warga: tolong pertemukan kami!


Sabtu, 22 Februari 2020 / 15:23 WIB
Wuhan masih dalam isolasi, warga: tolong pertemukan kami!
ILUSTRASI. An empty street is seen in Wuhan, Hubei province, China January 25, 2020, in this picture obtained from social media. Picture taken January 25, 2020. INSTAGRAM/EMILIA via REUTERS. THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. MANDATORY CREDIT. NO RESALES

Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - HUBEI, CHINA. Kamis (20/2), Kantor Pusat Pencegahan dan Pengendalian Pneumonia Infeksi Korona Baru Provinsi Hubei kembali menunda rencana pembukaan sekolah dan operasional perusahaan.

Pemerintah provinsi menjanjikan pengoperasian kembali perusahaan-perusahaan di sana selambat-lambatnya pukul 24:00, pada 10 Maret 2020 mendatang.

Penundaan ini segera menuai protes masyarakat setempat. Sebagian besar merasa bahwa durasi isolasi terlalu lama, sedangkan masa inkubasi sudah lama lewat.

Baca Juga: Gawat, pakar kedokteran China bilang wabah virus corona akan berlangsung lama

Sekadar catatan, penduduk Wuhan sudah terisolir karena kebijakan karantina secara menyeluruh demi pencengaha penyebaran virus corona baru sejak 23 Januari 2020 lalu.

Sudah hampir sebulan! Mereka ingin bisa segera bekerja kembali.

Pantas saja, lewat media sosial Weibo, ada seseorang menulis: Orang Wuhan yang bekerja di luar kota hidup tanpa cinta, tolong pertemukan kami

Ada juga warga yang mencemaskan kondisi ekonomi pribadi dan daerahnya. Dia menulis: Saat wabah lewat, UKM di Wuhan juga tamat!

Pengguna Weibo yang lain mengungkapkan kekesalannya: apakah pemerintah menggaji warga?

Ada juga yang menyakan, siapa yang akan membayar cicilan kalau berlama-lama tidak bekerja?

Tak kalah merana, seorang warga Wuhan yang bekerja di luar Hubei mengeluh lama tak berjumpa dengan pasangannya.



TERBARU

[X]
×