kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Xi Jinping: Hubungan China-Rusia akan semakin kuat di tengah krisis


Selasa, 29 Desember 2020 / 14:47 WIB
ILUSTRASI. Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin.


Sumber: South China Morning Post | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Xi juga menyampaikan bahwa krisis apa pun hanya akan memperkuat hubungan China-Rusia. Ia menegaskan saat ini kedua negara juga telah bekerja sama untuk menanggulangi wabah Covid-19.

"Kedua belah pihak terus saling membantu mengatasi kesulitan, dan terus mendukung satu sama lain secara tegas dalam masalah yang melibatkan kepentingan inti masing-masing, yang mencerminkan tingkat rasa saling percaya dan persahabatan yang tinggi antara keduanya," ungkap Xi.

Menyusul pembicaraan tersebut, kantor kepresidenan Rusia juga memuji hubungan bilateral kedua negara dan menyatakan bahwa mereka telah mencapai tingkat tertinggi dalam sejarah dan benar-benar bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Sejalan dengan China dan Rusia, Biden pada hari Senin juga menyerukan adanya penguatan hubungan antara koalisi dan sekutu untuk melawan China di bidang perdagangan dan ekonomi.

"Untuk memastikan keamanan dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik, untuk memperjuangkan hak asasi manusia, kita menjadi lebih kuat dan lebih efektif ketika kita diapit oleh negara-negara yang memiliki visi yang sama," ungkap Biden.

Selanjutnya: Mimpi buruk Eropa: Rusia dan China kembangkan rudal hipersonik




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×