kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.015   7,00   0,04%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Yamaha Revisi Angka Penurunan Penjualan Motor


Kamis, 15 Juli 2010 / 10:06 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Produsen motor kedua terbesar dunia, Yamaha Motor Co, memprediksikan angka penjualan motor di Amerika Utara dan Eropa bakal mengalami penurunan dua kali lebih rendah dari prediksi awal. Kondisi ini disebabkan akibat krisis kredit yang menyebabkan permintaan motor di dua kawasan itu melorot.

“Dari sekitar bulan Mei, ada dampak langsung dari krisis Yunani,” jelas Chief Executive Officer Yamaha Hiroyuki Yanagi, kemarin (14/7). Menurutnya, jika digabungkan, penjualan di Amerika Utara dan Eropa akan menurun hingga 20% pada tahun ini. Sebelumnya, Yamaha memprediksikan penurunan penjualan sebesar 10% saja.

Permintaan motor yang menurun di sejumlah negara berkembang juga memaksa Yamaha untuk memangkas jumlah pekerja dan menutup beberapa pabrik. Di 2012, perusahaan akan menutup lima pabrik motor di Jepang dan satu pabrik kapal di AS. Dampaknya, sekitar 1.000 karyawan akan dirumahkan. Padahal, di 2009 lalu, Yamaha sudah memecat sekitar 1.100 karyawan.

Sekadar tambahan informasi, pada tahun lalu, Yamaha membukukan kerugian pertama sejak 1992. Ini terjadi setelah angka penjualan Yamaha terjun bebas sebesar 45% di Amerika Utara dan 25% di Eropa. Penjualan motor di kedua wilayah itu memberikan kontribusi sebesar 25% dari total pendapatan Yamaha di 2009. Adanya penurunan permintaan motor ini sangat kontras dengan pemulihan penjualan unit mobil.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×