kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Zelenskiy Sebut Ukraina Tengah Upayakan Pertemuan dengan Trump


Selasa, 21 Januari 2025 / 22:22 WIB
ILUSTRASI. Ukraine's President Volodymyr Zelenskiy attends a joint press conference with European Council President Antonio Costa (not pictured), amid Russia's attack on Ukraine, in Kyiv, Ukraine, December 1, 2024. REUTERS/Alina Smutko 


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  DAVOS. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan bahwa negaranya sedang mengupayakan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 

Pernyataan ini disampaikan Zelenskiy pada hari Selasa setelah ia menyerukan kepada para pemimpin Eropa untuk mengambil langkah lebih konkret dalam mempertahankan keamanan benua tersebut. 

"Tim kami sedang bekerja untuk mengatur pertemuan tersebut. Prosesnya saat ini sedang berlangsung," ujar Zelenskiy dalam sebuah wawancara panel di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.

Baca Juga: Zelenskiy Sebut Ukraina Mulai Operasikan Jet Tempur F-16

Sementara itu, Trump, yang baru menjabat sejak Senin, menyatakan bahwa ia akan segera menghentikan perang di Ukraina tanpa menjelaskan rencana detailnya.

Zelenskiy menegaskan bahwa Ukraina tidak akan memenuhi tuntutan Rusia untuk secara drastis mengurangi kekuatan militernya. 

Ia memprediksi bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin akan menginginkan pemangkasan kekuatan militer Ukraina hingga hanya seperlima dari kapasitas saat ini. 

"Itulah yang ia inginkan. Namun, kami tidak akan membiarkan hal ini terjadi," tegas Zelenskiy.

Dalam pidatonya, Zelenskiy juga menekankan pentingnya Eropa menjadi kekuatan global yang tangguh, mampu menjamin perdamaian dan keamanan, baik untuk dirinya sendiri maupun bagi negara-negara lain. 

Baca Juga: Zelenskiy Sebut Pasukan Korea Utara di Rusia Bisa Mencapai 100.000 Orang

Ia menyebutkan bahwa pengaruh Eropa terhadap Amerika Serikat semakin berkurang karena kontribusi sekutu Eropa terhadap keamanan dianggap minim oleh Washington.

"Apakah ada yang di Amerika Serikat khawatir bahwa suatu hari nanti Eropa mungkin meninggalkan mereka atau berhenti menjadi sekutu? Jawabannya adalah tidak," ujar Zelenskiy.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×