kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

China ancam H&M gara-gara perselisihan kapas


Rabu, 31 Maret 2021 / 08:06 WIB
China ancam H&M gara-gara perselisihan kapas
ILUSTRASI. Ritel H&M


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pemerintah China telah mengeluarkan ancaman kepada merek pakaian H&M, bahwa mereka tidak akan menghasilkan sepeser pun di negara itu jika menolak membeli kapas dari wilayah Xinjiang.

Melansir BBC, H&M dan merek Barat lainnya menghadapi reaksi keras di China setelah mereka menyatakan keprihatinan tentang dugaan penggunaan kerja paksa dalam produksi kapas.

China telah dituduh memaksa anggota minoritas Uighur, yang sebagian besar Muslim, untuk memetik kapas di Xinjiang.

China membantahnya dan, dalam beberapa hari terakhir, merek-merek Barat menghadapi aksi boikot.

Baca Juga: Balas dendam, China hapus H&M dari pencarian di internet

"Saya tidak berpikir sebuah perusahaan harus mempolitisasi perilaku ekonominya. Bisakah H&M terus menghasilkan uang di pasar China? Tidak lagi," kata Xu Guixiang, juru bicara pemerintah Xinjiang, pada konferensi pers pada hari Senin (30/3/2021).

Xu mengatakan, keputusan beberapa merek untuk berhenti membeli kapas Xinjiang "tidak masuk akal", membandingkannya dengan "mengangkat batu untuk menjatuhkannya ke diri sendiri".

H&M belum menanggapi permintaan komentar dari BBC.

Baca Juga: Sekelompok hacker China manfaatkan Facebook untuk mata-matai warga Uighur

Pernyataan juru bicara China menimbulkan keraguan atas masa depan perusahaan Swedia di salah satu pasar terbesar dunia.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×