kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.719   -99,00   -0,56%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

China ancam H&M gara-gara perselisihan kapas


Rabu, 31 Maret 2021 / 08:06 WIB
ILUSTRASI. Ritel H&M


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Mereka juga menunjukkan dukungan pemerintah China untuk aksi boikot konsumen China baru-baru ini terhadap produk dari H&M dan perusahaan ritel global lainnya.

Boikot China awalnya menargetkan Nike dan H&M, di mana penawaran produk ditarik dari platform e-commerce utama dan beberapa tokonya ditutup di seluruh negeri.

Akan tetapi, aksi boikot telah meluas hingga mencakup Burberry, Adidas, hingga Converse.

Melansir BBC, perselisihan terkait kapas meletus setelah AS dan pemerintah barat lainnya meningkatkan tekanan terhadap China atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang.

Baca Juga: Biden bilang China tidak akan bisa ungguli AS jadi negara terkuat di dunia

China dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang serius terhadap warga Uighur di wilayah tersebut.

Pada bulan Desember, BBC menerbitkan penyelidikan berdasarkan penelitian baru yang menunjukkan bahwa China memaksa ratusan ribu kelompok minoritas, termasuk Uighur, menjadi pekerja kasar di ladang kapas Xinjiang.

Pekan lalu beberapa negara barat - termasuk Inggris, AS, Kanada dan anggota Uni Eropa - menjatuhkan sanksi kepada pejabat di China atas situasi di Xinjiang.

Baca Juga: Ini sanksi negara Barat terhadap China atas kasus Uighur

China telah berulang kali membantah tuduhan pelecehan dan membalas dengan sanksi pembalasan terhadap pejabat Eropa.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×