kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.820   -8,00   -0,05%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Miliarder yang pernah menjadi pengacara (2)


Rabu, 01 Maret 2017 / 14:09 WIB
Miliarder yang pernah menjadi pengacara (2)


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tri Adi

Impian masa muda Daryl Katz menjadi seorang advokat dan memiliki karier di sebuah firma hukum. Impian tersebut sempat terwujud. Tapi, jalan hidup membawa Daryl banting setir menjadi pebisnis mengikuti jejak sang ayah yang memiliki toko obat kecil di Edmonton, Kanada. Inspirasi dari sang ayahlah yang membuat Daryl mengambil waralaba toko obat dan membesarkan hingga kini. Kini pria kelahiran 55 tahun silam telah memiliki kekayaan sebesar US$ 2,9 miliar.

Daryl Katz kini menyandang status sebagai salah satu miliarder asal Kanada. Namun kekayaan Daryl tidak didapat dengan mudah. Ia harus bekerja keras hingga seperti sekarang. Meski begitu, gemblengan orangtua ikut andil memupuk bakat bisnis Daryl.

Kebetulan, pria yang kini menjadi orang kaya nomor 527 di dunia ini juga piawai memoles bisnis. Daryl mulai belajar berbisnis dengan menjalankan usaha warisan dari sang ayah. Bisnis turunan tersebut berupa toko obat.

Bisnis toko obat peninggalan sang ayah tidaklah besar. Namun, dari bisnis ini pula Daryl merintis jalannya sendiri hingga usahanya membesar seperti saat ini.

Ayah Daryl, Barry Katz membuka toko obat Value Drug Mart di kota asalnya Edmonton, Kanada. Saat itu, Daryl masih anak-anak.

Awalnya Daryl ogah-ogahan menekuni bisnis farmasi ini. Semasa kuliah, pria berusia 55 tahun ini memilih masuk ke jurusan hukum.

Ini karena Daryl memang ingin menjadi seorang advokat. Setelah selesai kuliah, dia pun bekerja di beberapa firma hukum. Namun lambat laun, ia mulai tertarik pada dunia bisnis. Daryl pun memutuskan fokus dan ikut andil dalam menangani dan meneruskan usaha milik orangtuanya.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×