| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.483
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS606.004 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Pendiri Twitter menyesal bantu Trump jadi presiden

Senin, 22 Mei 2017 / 12:25 WIB

Pendiri Twitter menyesal bantu Trump jadi presiden



SAN FRANCISCO. Ini pengakuan jujur salah seorang pendiri Twitter mengenai Donald Trump. Dalam wawancara dengan The New York Times, pendiri Twitter Evan Williams mengungkapkan penyesalannya jika platform media sosial Twitter membantu Donald Trump hingga berhasil melenggang ke Gedung Putih sebagai presiden seperti yang diungkapkan banyak pihak.

Menurutnya, peran Twitter dalam mendongkrak popularitas Trump merupakan hal yang buruk.

Trump sendiri sebelumnya pernah mengungkapkan, Twitter sangat berperan dalam mengantarkan dirinya menjadi orang nomor satu di Amerika Serikat.

Saat dikonfrontir mengenai hal tersebut, William mengatakan: "Jika hal itu benar bahwa dia tidak akan menjadi presiden jika bukan karena Twitter, dan yaaah, saya menyesal."

Pengusaha Silicon Valley berusia 45 tahun tersebut juga bilang internet tersebut sudah jelas rusak karena memberikan hasil yang ekstrem.

William mengaku salah dengan berpikir bahwa dunia akan menjadi tempat yang lebih baik jika ada sebuah platform bagi semua orang yang ingin berbicara dengan bebas dan bertukar ide.


Sumber : New York Times
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TWITTER

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 0.0520 || diagnostic_web = 0.2399

Close [X]
×