: WIB    —   
indikator  I  

Piawai memilih rute-rute menarik (2)

Piawai memilih rute-rute menarik (2)

Bisnis pelayaran membawa berkah bagi Torstein Hagen, pendiri dan pemilik Viking Cruises. Perusahaan wisata pelayaran jalur sungai ini merupakan mesin uang bagi Hagen, yang mampu menempatkan sang pemilik menjadi salah satu orang super kaya di bumi ini. Kekayaan Hagen mencapai US$ 1 miliar. Kinerja Viking Cruises pun cukup menarik, tumbuh rata-rata dua digit saban tahun. Salah satu faktornya adalah pemilihan jalur wisata yang memiliki nilai jual tinggi.

Berdiri pada 1997, perusahaan kapal pesiar sungai, Viking Cruises terus melebarkan sayap ekspansi. Di bawah kendali Torstein Hagen, perusahaan yang fokus membidangi bisnis transportasi pariwisata itu sukses mencatat kinerja yang cukup bagus.

Mengutip laman resmi perusahaan, pendapatan Viking Cruises mencetak pertumbuhan double digit (dua digit) pada akhir tahun 2016. Kinerja moncer tersebut menempatkan Viking Cruises menjadi salah satu perusahaan kapal pesiar wisata sungai dengan kinerja terbaik.

Hagen menyadari, untuk bersaing dengan kompetitor lain yang telah lebih dahulu punya pasar, Viking harus mempunyai brand yang kuat. Oleh karena itu, selain memperbanyak dan mempercantik kapal, Hagen juga memastikan jalur operasinya berada di kawasan yang memiliki nilai daya tarik tinggi.

Pada saat awal perusahaan beroperasi, Hagen berusaha memilih beberapa titik wisata penting di Eropa, diantaranya di Skandinavia, Inggris, laut Baltik dan Mediterania.

Tidak berhenti saja di dataran Eropa, Hagen juga mulai menyasar pasar luar Eropa seperti Amerika Serikat (AS) sejak tahun 2000. Dengan brand Viking River Cruises, Hagen memilih Los Angeles, California sebagai kantor pusat di Negeri Paman Sam.

Mengutip Cybercruises, kantor pusat operasinonal ada di Basel, Swiss. Viking memang ingin menjangkau lebih banyak pelanggan terutama dari menengah ke atas. Selain mempunyai kantor penjualan utama di AS, Hagen juga membuka kantor penjualan tambahan di beberapa negara seperti AS, Inggris dan Australia. Hal tersebut bertujuan agar Viking bisa mendapatkan banyak tambahan pelanggan.


Reporter Galvan Yudistira
Editor Tri Adi

TORSTEIN HAGEN

Feedback   ↑ x
Close [X]