kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

1 Kualitas Diri yang Bikin Warren Buffett Tajir Melintir


Rabu, 29 Januari 2025 / 04:07 WIB
ILUSTRASI. Warren Buffett dikenal karena berpegang teguh pada prinsip-prinsipnya, menolak godaan tren dan mode demi nilai jangka panjang. REUTERS/Brendan McDermid


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Buffett juga mengundurkan diri dari jabatannya di dewan yayasan. Mungkin itu ada hubungannya dengan perubahan kepemimpinan di yayasan. Atau mungkin itu ada hubungannya dengan perubahan perspektifnya tentang anak-anaknya.

"Mereka tidak sepenuhnya siap untuk tanggung jawab yang luar biasa ini pada tahun 2006, tetapi sekarang mereka siap," kata Buffett kepada para investor. 

Empat kata terakhir itu cukup penting.

Tampaknya banyak hal telah berubah sejak tahun 2006. Di antara hal-hal lain, salah satu perubahan terbesar tampaknya adalah bahwa Buffett memiliki tingkat kepercayaan yang berbeda pada kemampuan anak-anaknya untuk menangani pemberian kekayaan yang begitu besar. 

Hal itu sudah cukup baginya untuk mengubah salah satu komitmen filantropi yang paling publik dan berpengaruh sepanjang masa.

Apa pun itu, pelajarannya sederhana: Pemimpin yang baik mengubah pikiran mereka saat dihadapkan pada informasi baru atau yang lebih baik. 

Baca Juga: Orang Miskin Sulit Jadi Orang Kaya Karena Alasan Ini, Cek Penjelasan Warren Buffett

Tentu, ada saatnya seseorang harus tetap berpegang pada rencananya, dan ada saatnya seseorang harus menahan godaan untuk mengubah arah hanya karena keadaan semakin sulit. 

Namun, ketika keadaan berubah, tugas terpenting adalah mengevaluasi informasi yang dimiliki dan membuat keputusan sebaik mungkin. Terkadang, itu berarti mengubah pikiran yang kita miliki.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×