kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

3 Jamur warna hitam, putih, kuning intai pasien Covid-19


Rabu, 26 Mei 2021 / 09:00 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Seberapa mematikan jamur hitam?

Infeksi perlu ditangni lebih awal karena bersifat agresif dan jaringan mati harus dikikis. Dokter bedah terkadang harus mengangkat hidung, mata, atau bahkan rahang pasien agar tidak sampai ke otak.

Setelah terinfeksi, orang bisa mati dalam beberapa hari. Namun, menurut CDC, penyakit itu tidak menular. Umumnya pertahanan tubuh mengusir jamur dan hanya mereka yang sistem kekebalannya sangat lemah - misalnya transplantasi organ atau pasien kanker - yang terpengaruh.

Waspadai gejalanya

Gejala mukormikosis rhinocerebral (sinus dan otak):

- Wajah bengkak satu sisi

- Sakit kepala

- Hidung atau sinus tersumbat

- Warna hitam terlihat di batang hidung atau bagian dalam atas mulut yang dengan cepat menjadi lebih parah

- Demam

Baca Juga: India berhasil catat jumlah kasus Covid-19 harian terendah sejak 14 April

Gejala mucormikosis paru:

- Demam

- Batuk

- Nyeri dada

- Sesak napas

Baca Juga: Ada lagi! Bukan hitam atau putih, jamur kuning yang lebih fatal intai pasien Covid-19

Mucormikosis gastrointestinal:

- Sakit perut

- Mual dan muntah

- Pendarahan gastrointestinal




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×