kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

5 Penyebab Seseorang jadi Miskin Meski Memiliki Gaji di Atas Rata-Rata


Rabu, 16 Oktober 2024 / 09:35 WIB
ILUSTRASI. Ada sejumlah penyebab mengapa seseorang jatuh miskin meski memiliki gaji di atas rata-rata. KONTAN/Muradi


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

4. Terlalu Percaya Diri dalam Keamanan Pendapatan

Menurut Kris Mullins, kepala pemasaran di CapitalMax dan pelatih bisnis Grant Cardone, orang berpenghasilan tinggi dapat menjadi terlalu percaya diri dalam kemampuan mereka untuk mempertahankan atau meningkatkan pendapatan mereka, yang dapat menyebabkan keputusan finansial yang berisiko. 

“Hal ini dapat mencakup tidak mendiversifikasi aliran pendapatan atau gagal berinvestasi dalam keterampilan dan pendidikan mereka sendiri untuk tetap kompetitif di pasar kerja,” katanya.

Mullins menambahkan bahwa meskipun Anda memiliki gaji yang tinggi, Anda harus melakukan diversifikasi dengan menciptakan berbagai aliran pendapatan, seperti bisnis sampingan atau investasi pendapatan pasif yang cerdas. 

“Hal ini mengurangi ketergantungan pada satu sumber dan menambah keamanan finansial,” katanya.

Baca Juga: 9 Tanda yang Menunjukkan Seseorang Dididik di Keluarga Kelas Menengah ke Bawah

5. Gagal Menyesuaikan Rencana Keuangan Pasca-Keberhasilan

“Mencapai keberhasilan finansial sering kali memerlukan strategi yang berbeda untuk mempertahankannya,” kata Mullins. 

Dia menambahkan, orang berpenghasilan tinggi terkadang gagal meninjau kembali rencana keuangan mereka saat keadaan mereka berubah, yang menyebabkan inefisiensi dan hilangnya peluang untuk melestarikan kekayaan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×