kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.262   -29,33   -0,35%
  • KOMPAS100 1.167   -4,59   -0,39%
  • LQ45 838   -4,23   -0,50%
  • ISSI 296   -0,12   -0,04%
  • IDX30 435   -0,87   -0,20%
  • IDXHIDIV20 520   -0,24   -0,05%
  • IDX80 130   -0,52   -0,40%
  • IDXV30 143   0,82   0,58%
  • IDXQ30 140   -0,37   -0,26%

5 Penyebab Seseorang jadi Miskin Meski Memiliki Gaji di Atas Rata-Rata


Rabu, 16 Oktober 2024 / 09:35 WIB
5 Penyebab Seseorang jadi Miskin Meski Memiliki Gaji di Atas Rata-Rata
ILUSTRASI. Ada sejumlah penyebab mengapa seseorang jatuh miskin meski memiliki gaji di atas rata-rata. KONTAN/Muradi


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

4. Terlalu Percaya Diri dalam Keamanan Pendapatan

Menurut Kris Mullins, kepala pemasaran di CapitalMax dan pelatih bisnis Grant Cardone, orang berpenghasilan tinggi dapat menjadi terlalu percaya diri dalam kemampuan mereka untuk mempertahankan atau meningkatkan pendapatan mereka, yang dapat menyebabkan keputusan finansial yang berisiko. 

“Hal ini dapat mencakup tidak mendiversifikasi aliran pendapatan atau gagal berinvestasi dalam keterampilan dan pendidikan mereka sendiri untuk tetap kompetitif di pasar kerja,” katanya.

Mullins menambahkan bahwa meskipun Anda memiliki gaji yang tinggi, Anda harus melakukan diversifikasi dengan menciptakan berbagai aliran pendapatan, seperti bisnis sampingan atau investasi pendapatan pasif yang cerdas. 

“Hal ini mengurangi ketergantungan pada satu sumber dan menambah keamanan finansial,” katanya.

Baca Juga: 9 Tanda yang Menunjukkan Seseorang Dididik di Keluarga Kelas Menengah ke Bawah

5. Gagal Menyesuaikan Rencana Keuangan Pasca-Keberhasilan

“Mencapai keberhasilan finansial sering kali memerlukan strategi yang berbeda untuk mempertahankannya,” kata Mullins. 

Dia menambahkan, orang berpenghasilan tinggi terkadang gagal meninjau kembali rencana keuangan mereka saat keadaan mereka berubah, yang menyebabkan inefisiensi dan hilangnya peluang untuk melestarikan kekayaan.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×