kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

6 Cara Warren Buffett dalam Ajarkan Anak Soal Duit, Pas Buat Orang Tua


Rabu, 19 Februari 2025 / 04:10 WIB
ILUSTRASI. Kesuksesan Warren Buffett sebagai investor disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya dengan memilih merek yang sudah teruji. REUTERS/Scott Morgan


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Anda pasti mengira, CEO miliarder Berkshire Hathaway Warren Buffett tidak akan punya waktu untuk mengajar investor generasi berikutnya. Ini mengingat semua kesepakatan bisnis besar dan pekerjaan filantropisnya, 

Kondisinya tidak demikian. Pada tahun 2011, Oracle of Omaha itu membantu membuat serial animasi anak-anak bernama Secret Millionaires Club, yang menampilkan Warren Buffett sebagai mentor untuk sekelompok anak-anak yang giat dan semangat. Warren Buffett bahkan menjadi pengisi suaranya sendiri selama beberapa tahun pertama.

Anda mungkin tidak memiliki kecerdasan finansial legendarisnya, tetapi selama bertahun-tahun Warren Buffett telah menawarkan beberapa trik kebijaksanaan bagi orang tua tentang cara mengajar anak-anak mereka tentang uang. 

Berikut enam trik yang dapat Anda contek dari Warren Buffett, seperti yang dilansir Kontan dari Yahoo Finance:

Baca Juga: Yuk ditiru, cara Warren Buffet dalam membelanjakan uang

1. Tidak pernah terlalu dini untuk belajar

Ketika Warren Buffett mengatakan untuk mulai mengajarkan keterampilan keuangan sejak dini, maksudnya adalah sedini mungkin.

“Kadang-kadang orang tua menunggu sampai anak-anak mereka remaja sebelum mereka mulai berbicara tentang mengelola uang, padahal mereka bisa memulai ketika anak-anak mereka masih prasekolah,” katanya kepada CNBC.

Jadi, bagaimana Anda mengajarkan literasi keuangan kepada anak berusia tiga tahun? Lupakan pasar saham dan mulailah dengan hal-hal klasik: Uang tidak tumbuh dari pohon.

Anda bisa menjelaskan kepada anak-anak bahwa belanja tidak semudah mengetuk kartu ke mana pun Anda pergi. Butuh kerja keras untuk menghasilkan uang, jadi Anda tidak boleh menghabiskan uang sembarangan.

Baca Juga: Pakar: Tidak ada yang salah dengan trading harian, tapi itu berjudi




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×