Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
5. “Rich Dad Poor Dad” oleh Robert Kiyosaki
Dalam karya penting ini, Robert Kiyosaki membandingkan filosofi keuangan “ayah kaya” dan “ayah miskin.”
“Ayah miskin” menekankan pekerjaan tradisional dan keamanan kerja, sementara “ayah kaya” berfokus pada pendidikan keuangan, investasi, dan membuat uang bekerja untuk Anda alih-alih Anda bekerja untuk uang.
Dikotomi ini menantang pembaca untuk mempertimbangkan kembali pendekatan mereka dalam memperoleh penghasilan dan mengejar akumulasi kekayaan.
Kiyosaki memperkenalkan konsep-konsep seperti memahami perbedaan antara aset dan liabilitas, yang menyoroti pentingnya memperoleh aset yang menghasilkan pendapatan.
Buku ini mendorong para pembaca untuk mencari kemandirian finansial melalui pilihan investasi yang tepat dan usaha kewirausahaan.
Kiyosaki memberdayakan para pembaca untuk membuat keputusan finansial yang strategis dengan mendefinisikan ulang apa yang merupakan kekayaan sejati.
Baca Juga: 5 Barang yang Harus Setop Dibeli oleh Kelas Menengah Menurut Warren Buffett
6. “Think and Grow Rich” oleh Napoleon Hill
Karya klasik Napoleon Hill menyelidiki prinsip-prinsip kesuksesan dan akumulasi kekayaan.
Berdasarkan wawancara dengan para individu, Hill mengidentifikasi faktor-faktor kunci seperti keinginan, keyakinan, dan kegigihan sebagai hal yang penting untuk mencapai tujuan finansial.
Penekanan pada pola pikir dan atribut pribadi ini menggarisbawahi pentingnya persiapan psikologis dalam mengejar kekayaan.
Ia memperkenalkan konsep "aliansi dalang", yang menekankan kekuatan kolaborasi dengan individu yang berpikiran sama.
Wawasan Hill mendorong para pembaca untuk menumbuhkan pola pikir yang berorientasi pada kesuksesan, yang merupakan hal mendasar dalam transisi dari mentalitas kelas menengah ke mentalitas seorang miliarder.
Dengan berfokus pada pengembangan pribadi dan hubungan strategis, para pembaca dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kesuksesan finansial.
Baca Juga: Ini Nilai Kekayaan Bersih yang Mendefinisikan Kelas Atas, Menengah, dan Bawah