kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Ada ajakan hapus Google Chrome di ponsel Android, apa yang terjadi?


Rabu, 10 November 2021 / 04:10 WIB
Ada ajakan hapus Google Chrome di ponsel Android, apa yang terjadi?


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Perilaku Anda dapat dilacak di berbagai platform dan layanan, dan informasi tersebut dapat digunakan untuk mendorong platform berpengaruh paling berharga di dunia," kata Doffman. 

Sementara Apple menonaktifkan akses sensor gerak secara default, Google tidak hanya mengaktifkan akses itu, tetapi juga memberitahu pengguna bahwa ini adalah pengaturan yang disarankan untuk tetap diaktifkan. 

Ini mengindikasikan bahwa menggunakan Chrome di iPhone lebih aman daripada Android, karena Apple memblokir jenis pengambilan data ini untuk semua browser. 

Cara nonaktifkan sensor gerak Chrome di Android  

Pengguna dapat menonaktifkan akses ke sensor gerak di Chrome pada Android di "Pengaturan Situs", tetapi pengguna akan melihat bahwa Google merekomendasikan untuk membiarkannya menyala. 

Chrome diisolasi sebagai satu-satunya browser utama yang belum bertindak untuk menghentikan pelacakan lintas situs, satu-satunya browser yang mengumpulkan data dalam jumlah besar dan semuanya tertaut kembali ke identitas pengguna.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengguna Diajak Hapus Google Chrome di Ponsel Android, Ada Apa?"
Penulis : Ahmad Naufal Dzulfaroh
Editor : Rendika Ferri Kurniawan

Selanjutnya: 9 Keunggulan Chrome OS, sistem operasi bawaan laptop Chromebook




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×