kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Ada corona, maskapai penerbangan China rugi US$ 4,8 miliar sepanjang kuartal I-2020


Rabu, 15 April 2020 / 15:38 WIB
ILUSTRASI. Industri penerbangan China terpukul di kuartal I-2020


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Maskapai penerbangan China melaporkan total kerugian pada kuartal I-2020 mencapai 33,62 miliar yuan, setara US$ 4,8 miliar. Mengutip Reuters, Regulator Penerbangan China mengatakan, tekanan kerugian datang karena jumlah permintaan perjalanan yang menyusut tajam. 

lihat saja, di bulan Februari saja, maskapai penerbangan di Negeri Tirai Bambu telah merugi sekitar US$ 2,96 miliar, lantaran sebagian besar wilayah masih dalam kondisi karantina (lockdown) di tengah upaya menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

Adapun, jumlah penumpang pesawat menurun 71,7% pada bulan Maret 2020 dari tahun sebelumnya menjadi 15,13 juta. 

Baca Juga: Maskapai AS dapat bantuan US$ 25 miliar buat bayar gaji karyawan

Juru Bicara Civil Aviation Administration of China (CAAC) Xiong Jie mengatakan, hal tersebut menambah pukulan tambahan ke industri penerbangan China setelah merosot 53,9% secara kuartalan. 

"Pandemi virus corona telah berdampak besar ke seluruh industri penerbangan, terutama di kuartal pertama 2020," kata Xiong dalam konferensi pers.




TERBARU

[X]
×