kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Ada larangan impor India, ini strategi produsen sawit terbesar dunia asal Malaysia


Selasa, 21 Januari 2020 / 05:26 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dia tidak langsung mengatakan berapa banyak yang dijual ke India tahun lalu, tetapi secara historis negara Asia Selatan itu adalah salah satu dari tiga pasar teratasnya.

Dalam sembilan bulan pertama tahun lalu, Sime Darby menghasilkan sekitar 4 juta ton tandan buah segar, bahan baku untuk pabrik kelapa sawit, di Malaysia. Sekitar setengah dari jumlah itu diproduksi di negara tetangga Indonesia.

Baca Juga: Masih panas, India: Tidak akan ada pertemuan dengan Malaysia di Davos soal CPO

Harga CPO Malaysia rata-rata sekitar 3% lebih tinggi daripada Indonesia selama periode itu.

"Untuk Sime Darby Plantation, kelompok ini mengekspor CPO terutama ke India," kata TA Securities dalam sebuah catatan. "Dengan demikian, dampaknya terhadap pendapatan grup minimal."

Baca Juga: Harga CPO terpuruk, ini lima fakta mengenai aksi boikot CPO Malaysia oleh India

Reuters menyebut, sebuah survei spot terhadap enam petinggi industri menunjukkan, impor minyak sawit India pada tahun marketing hingga 31 Oktober bisa turun menjadi antara 8,4 juta dan 9 juta ton dari 9,4 juta tahun lalu. Penurunan itu akibat reli harga dan perselisihan dengan Malaysia.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×