kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.119   32,00   0,18%
  • IDX 5.956   31,97   0,54%
  • KOMPAS100 774   2,73   0,35%
  • LQ45 591   1,82   0,31%
  • ISSI 205   1,67   0,82%
  • IDX30 335   0,95   0,28%
  • IDXHIDIV20 415   1,80   0,44%
  • IDX80 88   0,40   0,46%
  • IDXV30 113   0,58   0,52%
  • IDXQ30 107   0,10   0,10%

Agen FBI Geledah Rumah Mantan Penasihat Trump, John Bolton


Jumat, 22 Agustus 2025 / 19:48 WIB
Agen FBI Geledah Rumah Mantan Penasihat Trump, John Bolton
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan John Bolton, mantan penasehat keamanan nasional AS. Agen Biro Investigasi Federal (FBI) menggeledah rumah John Bolton, mantan penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Agen Biro Investigasi Federal (FBI) menggeledah rumah John Bolton, mantan penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kini menjadi kritikusnya, pada Jumat (22/8) pagi. Informasi tersebut disampaikan oleh seorang sumber yang mengetahui penyelidikan tersebut.

Penggeledahan dilakukan di kediaman Bolton yang berlokasi di Bethesda, Maryland, sekitar pukul 07.00 waktu setempat. 

Menurut laporan New York Post, penggeledahan itu merupakan bagian dari penyelidikan keamanan nasional yang diperintahkan oleh Direktur FBI Kash Patel. 

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Mantan Menag Yaqut Cholil di Jakarta Timur

Tak lama setelahnya, Patel menuliskan pernyataan di platform X: “Tidak ada yang kebal hukum... Agen FBI dalam misi,” tanpa menyebut nama Bolton. Unggahan tersebut kemudian dibagikan ulang oleh juru bicara Gedung Putih.

Bolton pernah menjabat sebagai Duta Besar AS untuk PBB dan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih pada masa pemerintahan Trump. Namun, setelah meninggalkan jabatannya, ia kerap melontarkan kritik keras, termasuk menyebut Trump tidak layak memimpin.

Sejak menjabat kembali pada Januari, Trump berulang kali dituding menggunakan kewenangan presiden untuk menekan pihak-pihak yang dianggap lawan politiknya. 

Baca Juga: Geledah Rumah Ridwan Kamil Terkait Kasus Bank BJB, Ini Kata Ketua KPK

Sebelumnya, ia mencabut perlindungan Dinas Rahasia yang diberikan kepada Bolton setelah Departemen Kehakiman AS menyatakan bahwa Iran pernah mengancam nyawa mantan pejabat itu. 

Gedung Putih juga pernah dituduh menghalangi penerbitan memoar Bolton yang laris di pasaran dengan alasan keliru bahwa buku tersebut berisi informasi rahasia negara.

Hingga berita ini diturunkan, pihak FBI maupun Gedung Putih belum memberikan komentar resmi. Perwakilan Bolton juga belum dapat dihubungi.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×