kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Air dan Pemanas Kyiv Kembali Beroperasi Usai Serangan Rusia


Sabtu, 10 Januari 2026 / 19:26 WIB
Air dan Pemanas Kyiv Kembali Beroperasi Usai Serangan Rusia
ILUSTRASI. Rusia serang Kyiv, Ukraina (REUTERS/Thomas Peter) Sistem air dan pemanas Kyiv kembali beroperasi setelah sempat mati di tengah cuaca dingin yang ekstrem pada hari Sabtu (10/1/2026).


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - Sistem air dan pemanas Kyiv kembali beroperasi setelah sempat mati di tengah cuaca dingin yang ekstrem pada hari Sabtu (10/1/2026), sementara para insinyur berupaya menstabilkan jaringan listrik yang hampir lumpuh akibat serangkaian serangan Rusia, termasuk satu serangan dua malam lalu.

Rusia secara teratur melakukan pemboman intensif terhadap sistem energi Ukraina sejak menginvasi negara tetangganya pada tahun 2022, menyebabkan pemadaman listrik harian selama beberapa jam di kota-kota besar.

Infrastruktur pemanas dan air juga sangat terpengaruh dalam beberapa minggu terakhir, yang semakin mengkhawatirkan mengingat suhu sudah di bawah minus 10 derajat Celcius (14°Fahrenheit), dan diperkirakan akan turun lebih jauh lagi dalam minggu mendatang.

Baca Juga: Ancaman Trump Soal Greenland Picu Parlemen Percepat Pertemuan

Pemerintah kota mengatakan sekitar tengah hari waktu setempat (1000 GMT) pada hari Sabtu bahwa operator jaringan listrik negara, Ukrenergo, telah memerintahkan sistem listrik kota untuk dimatikan, dan sistem air dan pemanas, serta transportasi umum bertenaga listrik, juga akan berhenti beroperasi sebagai akibatnya.

Kurang dari satu jam kemudian, Ukrenergo mengatakan para insinyur telah berhasil memperbaiki masalah mendesak tersebut, yang disebabkan oleh kerusakan akibat serangan Rusia sebelumnya, dan listrik mulai kembali menyala di beberapa bagian Kyiv.

Perdana Menteri Yulia Svyrydenko mengatakan sistem pemanas, yang di kota-kota Ukraina terpusat dan memompa air panas ke rumah-rumah melalui pipa, juga mulai berfungsi kembali, dan ia memperkirakan pasokan panas akan sepenuhnya pulih pada hari Sabtu.

Namun, ia mengatakan bahwa situasi listrik di ibu kota masih sulit, karena jaringan listrik rusak parah dan orang-orang lebih banyak menggunakan pemanas listrik karena cuaca dingin.

Pada hari Jumat, sekitar 6.000 blok apartemen di Kyiv dibiarkan tanpa pemanas setelah serangan rudal dan drone Rusia terbaru, karena cuaca dingin yang ekstrem.

Walikota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan setengah dari blok-blok tersebut telah mendapatkan kembali pasokan panas pada hari Sabtu sebelum dimatikan lagi karena masalah jaringan listrik.

Baca Juga: Imbas Serangan Rudal Ukraina, 600.000 Warga Belgorod Krisis Listrik, Pemanas, dan Air

Selanjutnya: Ganjar Ungkap Strategi PDI-P Hadapi Pemilu 2029

Menarik Dibaca: 11 Jus untuk Menambah Berat Badan yang Bisa Anda Coba




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×