kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Akhirnya, Korsel dan Korut akan berunding pada 11 Februari


Rabu, 26 Januari 2011 / 12:22 WIB


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

SEOUL. Akhirnya, Korea Selatan dan Korea Utara berencana melakukan pembicaraan pasca konflik kedua negara itu yang menewaskan 4 orang di Pulau Yeonpyeong pada November silam.

Korsel mengusulkan pembicaraan militer dengan Korut pada 11 Februari mendatang. Seorang pejabat kementrian pertahanan menyebutkan, hari ini pihak Korsel mengirimkan pemberitahuan kepada Korut untuk melakukan pertemuan di perbatasan Panmunjom.

Pemerintah Korsel mengatakan, pertemuan itu adalah pembicaraan tahap awal, dan ditujukan untuk diskusi ke tingkat yang lebih tinggi. Pemerintah negeri ginseng ini juga meminta Korut menyetujui pembicaraan bilateral terkait program senjata nuklirnya.

Pertemuan kedua belah pihak itu menjadi sinyal meredanya ketegangan setelah Korsel menyatakan pihak Korut sebagai musuh pasca serangan artileri yang dilakukan Korut.

"Kita perlu mengkonfirmasi komitmen Korut untuk denuklirisasi demi perdamaian di Semenanjung Korea dan pengembangan hubungan antar negara Korea," ujar Pemerintah Korsel melalui pernyataan email, hari ini.

Korsel melakukan panggilan untuk berdialog seiring kunjungan Deputi Menteri Luar Negeri AS, James Steinberg ke negara itu, pada hari ini. AS dan tiga negara Asia yaitu Jepang dan China terlibat dalam pembicaraan enam pihak mengenai program nuklir Korea Utara.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×