kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Akhirnya, Samsung mengibarkan bendera putih di pasar smartphone China


Jumat, 04 Oktober 2019 / 21:16 WIB
ILUSTRASI. Logo Samsung Electronics


Sumber: CNN | Editor: Tendi Mahadi

Pangsa perusahaan di pasar China telah menurun secara stabil sejak akhir 2016, ketika mengalami penurunan tajam dalam permintaan karena krisis Galaxy Note 7 yang meledak. 

Flora Tang, seorang analis riset di Counterpoint menilai respons Samsung yang tertunda terhadap situasi itu menyebabkan hilangnya kepercayaan konsumen yang sangat parah.

Sebelum krisis, Samsung adalah salah satu dari lima vendor smartphone terbesar di negara itu, dan pada 2013 menyumbang sekitar 20% dari pasar China.

Baca Juga: Tekan aksi anakis, Hong Kong melarang pengunjuk rasa memakai topeng

Pembuat smartphone terbesar di dunia ini juga pada akhirnya kalah saat persaingan lokal bertumbuh. Selama beberapa tahun terakhir, pemain lokal seperti Huawei, Oppo, Vivo dan Xiaomi makin lebih populer.

"Kompetitor ini meraih pangsa pasar dari Samsung dengan portofolio produk yang kuat, harga yang terjangkau, ekosistem layanan yang lebih lokal dan saluran penjualan yang luas,"kata Tang.




TERBARU

[X]
×