kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Aksi demo akan dibatasi, warga Yunani memprotes pemerintah


Rabu, 02 Oktober 2019 / 20:09 WIB

Aksi demo akan dibatasi, warga Yunani memprotes pemerintah
ILUSTRASI. Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis

KONTAN.CO.ID - ATHENA. Para pekerja di Yunani meninggalkan pekerjaan mereka pada hari Rabu dan berbaris di jalanan Athena untuk memprotes reformasi tenaga kerja yang direncanakan oleh pemerintahan konservatif yang baru. Menurut mereka, reformasi tersebut akan melemahkan serikat pekerja dan mengekang hak mereka untuk melakukan aksi mogok.

Melansir dari Reuters, ribuan guru, karyawan media dan karyawan bank, pensiunan, hingga pelajar melakukan aksi damai menuju kantor parlemen Yunani. Mereka meneriakkan yel-yel “jangan ganggu pemogokan, jangan ganggu serikat buruh!”.

Baca Juga: Pasca Korea Utara tembakkan peluru kendali, AS uji coba rudal balistik antarbenua

Perdana Menteri ,Kyriakos Mitsotakis, mengatakan pemerintah berencana mengubah beberapa aturan dasar terkait pelaksanaan aksi mogok, mengubah perjanjian upah dan memberlakukan pendaftaran bagi serikat buruh. Hal inilah yang dianggap bahwa pemerintah berusaha melemahkan mereka.

"Sekali lagi, segelintir yang mogok, banyak orang yang terganggu," tulis Mitsotakis pada akun facebooknya.

Serikat buruh percaya reformasi tersebut tidak akan membantu mengurangi pengangguran, ataupun meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang dijanjikan pemerintah. RUU ini diperkirakan akan diputuskan bulan ini.

Baca Juga: Merger Paddy Power dan Poker Stars akan ciptakan perusahaan judi online terbesar


Reporter: Maria Nugu
Editor: Tendi
Video Pilihan

Tag

Close [X]
×