kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45789,82   1,25   0.16%
  • EMAS1.008.000 0,10%
  • RD.SAHAM 0.17%
  • RD.CAMPURAN 0.10%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Akuisisi XL Insurance, AXA perluas pasar asuransi di Asia


Rabu, 28 November 2018 / 19:39 WIB
Akuisisi XL Insurance, AXA perluas pasar asuransi di Asia
ILUSTRASI. AXA

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - PARIS. Perusahaan asuransi terbesar kedua di Eropa AXA, mengharapkan ada peningkatan keuntungan dalam dua tahun ke depan dari anak usahanya yang baru, XL Insurance yang bermarkas di Amerika Serikat (AS). Anak usaha ini fokus melakukan ekspansi bisnis di wilayah Asia.

Dilansir dari Reuters, Rabu (28/11), pihak AXA mengatakan keuntungan tersebut akan didorong berkat mengakuisisi XL tahun ini. Hal ini akan membantu memperluas jangkauan bisnis perusahaan asuransi asal Prancis ini.


AXA berharap memperoleh keuntungan tunai dari mengambil alih XL, dan menghasilkan sinergi biaya sekitar € 500 juta dan € 400 juta per tahun, dan menaikkan rentang pembayaran dividen dari 45%-55% menjadi 50%-60%.

Menimbang kesepakatan antara XL dan pasar saham di AS, AXA tengah mengembangkan bisnis asuransi di Asia, terutama menyediakan produk asuransi kesehatan dan memperluas kantor cabang di negara China. Perusahaan telah menyewa manajer terkemuka di wilayah tersebut seperti Gordon Watson Asia yang ditunjuk sebagai CEO AXA Asia.

“Hanya dalam sembilan bulan, Gordon telah menunjuk beberapa pemimpin terbaik di Asia dengan yang mempunyai keahlian dan mampu mendorong bisnis AXA menjadi perusahaan penjamin risiko di kawasan ini,” kata CEO AXA Thomas Buberl.

Pada tahun lalu Buberl sempat bilang, Axa sebagai perusahaan terbesar nomor dua di Eropa setelah Allianz untuk fokus pengembangan bisnis di enam negara berkembang, dan empat diantaranya berada di wilayah Asia.

Meskipun Asia mewakili sekitar setengah dari pertumbuhan pasar asuransi dunia, tapi kinerja bisnis AXA di Asia masih buruk selama beberapa tahun terakhir. Awal November, perusahaan ini setuju membeli 50% saham yang tidak dimiliki anak usahanya di China yaitu AXA Tianping seharga € 587 juta.


Tag

TERBARU

[X]
×