kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Amerika Serikat Menyetujui Penjualan Jet Tempur F-16 ke Turki


Minggu, 28 Januari 2024 / 15:27 WIB
ILUSTRASI. Amerika Serikat telah menyetujui penjualan jet tempur F-16 ke Turki setelah parlemen Turki pekan ini meratifikasi keanggotaan Swedia di NATO. REUTERS/Beawiharta/File Photo


Sumber: Al Jazeera | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Amerika Serikat telah menyetujui penjualan jet tempur F-16 ke Turki setelah parlemen Turki pekan ini meratifikasi keanggotaan Swedia di NATO.

Departemen Luar Negeri AS memberi tahu Kongres tentang perjanjian senilai US$ 23 miliar untuk menjual pesawat tempur tersebut kepada sekutu NATO, Turki, pada Jumat malam, bersama dengan penjualan jet tempur canggih F-35 senilai US$ 8,6 miliar ke Yunani, yang juga merupakan sekutu di blok militer Barat.

Pemberitahuan departemen tersebut datang beberapa jam setelah Turki menyerahkan “instrumen ratifikasi” untuk aksesi Swedia ke NATO bersama Washington, yang merupakan gudang dokumen aliansi dan setelah beberapa anggota penting Kongres mencabut keberatan mereka.

Baca Juga: Inflasi Turki Hampir 65% Bank Sentral Turki Kembali Naikkan Suku Bunga Menjadi 45%

Penjualan ke Turki mencakup 40 unit F-16 Lockheed Martin dan peralatan untuk memodernisasi 79 armada F-16 yang ada. Yunani akan mendapatkan 40 F-35 Lightning II Joint Strike Fighters dan peralatan terkait.

Turki telah lama berupaya untuk meningkatkan armada F-16-nya dan meminta jet tersebut pada bulan Oktober 2021, namun keterlambatan Turki dalam menyetujui tawaran Swedia untuk menjadi NATO menjadi hambatan untuk mendapatkan persetujuan kongres.

Ankara telah meratifikasi keanggotaan Swedia bergantung pada persetujuan penjualan pesawat baru.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×