kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.699   113,00   0,64%
  • IDX 6.470   -252,97   -3,76%
  • KOMPAS100 859   -34,67   -3,88%
  • LQ45 638   -20,11   -3,06%
  • ISSI 234   -8,67   -3,57%
  • IDX30 362   -9,19   -2,48%
  • IDXHIDIV20 447   -8,29   -1,82%
  • IDX80 98   -3,68   -3,61%
  • IDXV30 127   -2,61   -2,01%
  • IDXQ30 117   -2,43   -2,04%

Anggota APEC sepakat tingkatkan ketahanan pangan


Jumat, 01 Juni 2012 / 09:48 WIB
ILUSTRASI. Antrean nasabah di kantor cabang Bank Mandiri, Tangerang Selatan, Selasa (29/12). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/29/12/2020.


Reporter: Asnil Bambani Amri, NHK | Editor: Asnil Amri

BANGKOK. Menteri Pertanian di negara anggota APEC sepakat meningkatkan ketahanan pangan di wilayah. Kesepakatan ini diperoleh dalam pertemuan tingkat Menteri Pertanian di acara forum Asia-Pacific Economic Cooperation, di Rusia.

Pertemuan tersebut terjadi saat adanya kekhawatiran atas ketahanan pangan saat populasi penduduk terus bertambah. Selain itu, ketahanan pangan menjadi faktor penting saat terjadi perubahan iklim yang bisa memicu kegagalan panen.

Para Menteri Pertanian anggota APEC sepakat merubah aturan terkait investasi pertanian lintas batas di negara anggota APEC. Deklarasi ini juga dilakukan untuk mencegah adanya larangan atau membatasi ekspor pangan oleh sesama anggota APEC. Kesepakatan ini juga berperan untuk menjaga fluktuasi harga makanan.

Setelah pertemuan tingkat menteri, Jepang dan Rusia sepakat bertemu secara rutin membahas pasokan makanan. Rusia merupakan eksportir gandum utama. Pejabat Jepang berkepentingan dengan Rusia agar negara bekas Uni Soviet itu tidak melarang atau membatasi ekspor gandum.

Menteri Pertanian Jepang Michihiko Kano memuji hasil dari pembicaraan tersebut. Ia bilang, larangan sepihak ekspor makanan tidak dapat ditoleransi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×