kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Anggota DPR AS, Al Green, Protes Traump Soal Video Rasis Berujung Diusir


Rabu, 25 Februari 2026 / 11:17 WIB
Anggota DPR AS, Al Green, Protes Traump Soal Video Rasis Berujung Diusir
Anggota DPR AS Al Green (Partai Demokrat-TX) memegang sebuah papan saat Presiden AS Donald Trump men (REUTERS/Evelyn Hockstein)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Anggota DPR Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Al Green, mengaku secara langsung menghadapi Presiden Donald Trump saat pidato kenegaraan State of the Union, menyusul beredarnya video bernuansa rasis di akun media sosial Trump.

Video yang dipersoalkan menampilkan mantan Presiden Barack Obama dan istrinya, Michelle Obama, yang digambarkan sebagai kera. Video tersebut sempat diunggah di akun media sosial Trump sebelum akhirnya diturunkan oleh Gedung Putih. Trump menyebut video itu diposting oleh seorang staf.

Saat Trump memasuki ruang sidang DPR untuk menyampaikan pidato, Green membentangkan poster putih bertuliskan “Black people aren’t apes.” Aksi itu membuat Green dikeluarkan dari ruang sidang sebelum pidato selesai.

Baca Juga: Anggota DPR AS Tolak Manuver Partai Republik Tunda Pemungutan Suara Tarif Trump

“Saya ingin dia tahu bahwa menggambarkan Presiden Obama dan Ibu Negara Obama sebagai primata bukan hanya tidak dapat diterima, tetapi juga tercela dan tidak akan kami toleransi,” kata Green dalam wawancara dengan Reuters usai dikeluarkan dari ruang sidang.

Green mengatakan dirinya sengaja duduk di jalur yang akan dilewati Trump menuju podium agar pesan tersebut tersampaikan langsung. Ia menilai Trump tampak terkejut saat melihat aksinya.

“Dari raut wajahnya, dia segera berpaling. Itu momen kerentanan, karena dia jarang dihadapkan pada orang yang berani mengatakan kebenaran kepadanya,” ujar Green.

Baca Juga: Resmi! Tunjangan Perumahan Dihapus, Ini Sisa Gaji & Tunjangan Anggota DPR Terbaru

Ini merupakan tahun kedua berturut-turut Green dikeluarkan dari pidato presiden di Kongres. Pada tahun sebelumnya, ia juga diusir setelah berteriak memprotes Trump saat pidato kenegaraan.

Ketika ditanya kemungkinan sanksi lanjutan dari DPR yang dikuasai Partai Republik, Green mengaku tidak mengetahui dampaknya. Namun ia menegaskan, “Konsekuensinya jauh lebih kecil dibanding apa yang terjadi.”


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×