kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Anggota Kongres Filipina ditembak mati di sebuah acara perayaan Natal


Minggu, 23 Desember 2018 / 06:20 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi Kejahatan


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - MANILA. Pihak kepolisian Filipina mengatakan, seorang anggota Kongres ditembak mati dalam sebuah acara perayaan Natal, pada Sabtu (22/12). Ini merupakan aksi kekerasan terhadap politikus teranyar di negara tersebut.

Menurut laporan polisi setempat Arnel Escobel kepada AFP, sang politisi adalah Rodel Batocabe. Dia baru saja menyerahkan kado di pusat kota Daraga saat dia dan polisi pengamanannya ditembak oleh seorang bersenjata yang bersembunyi di tengah kerumunan.

Motif penembakan belum jelas, namun pihak berwenang mengataan mereka akan mencari tahu apakah pembunuhan tersebut bermotif politik.

Batocabe sebelumnya telah mengumumkan bahwa dirinya akan kembali mengajukan diri sebagai walikota di pemilu Daraga pada Mei, saat warga Filipina akan memiliki perwakilannya di tingkat lokal, regional, dan nasional.

Pemilu Filipina kerap diwarnai dengan aksi kekerasan seiring langkah politisi yang melakukan intimidasi agar dapat memenangkan pemilihan sehingga mereka berasil menguasai kekuasaan dan menanamkan pengaruhnya di negara tersebut.

Escobel mengatakan bahwa Batocabe beberapa waktu belakangan terus menyuarakan kekhawatirannya di mana para pesaing politik di pemilu walikota menggunakan kelompok bersenjata untuk mempengaruhi pemilihan.

Selama beberapa tahun belakangan, sejumlah anggota kongres Filipina telah diserang atau dibunuh oleh kelompok yang diduga pesaing politik mereka.

Kasus pembunuhan sebelumnya adalah legislator Wahab Akbar yang dibunuh dengan dua penjaganya saat sebuah bom meledak di luar gedeng DPR pada November 2007.

Setahun sebelumnya, anggota Kongres Luis Bersamin ditembak mati di luar gereja yang terletak di daerah pinggiran kota Manila.

Anggota Senat Grace Poe mengutuk pembunuhan Batocabe dan mengatakan: "Ini sejarah kelam negara kita, kekerasan politik harus dihentikan."  




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×