kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Angkatan Laut AS ambil alih komando pasukan penanggulangan ranjau NATO


Kamis, 24 Juni 2021 / 11:53 WIB
ILUSTRASI. Armada kapal perang SNMCMG1 saat mengikuti BALTOPS 50 (Baltic Operations), 9 Juni 2021.


Sumber: Naval News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Selama enam bulan di bawah komando Angkatan Laut Belanda, pasukan anti ranjau NATO telah menempuh hampir 12.000 mil laut, mengibarkan bendera NATO dan berkontribusi pada kesadaran situasional yang konstan di perairan dan pelabuhan Eropa Utara.

Dilansir dari Naval News, SNMCMG1 telah melakukan lima operasi penanggulangan ranjau dan berhasil menemukan 89 persenjataan bersejarah di lautan. Rangkaian kegiatan ini dinilai bisa mengurangi risiko kecelakaan dalam kegiatan maritim di Baltik dan Laut Utara.

Pasukan ini juga dilaporkan telah ikut serta dalam dua latihan angkatan laut yang berbeda termasuk BALTOPS 50 (Baltic Operations) yang melibatkan partisipasi dari 18 negara, 40 unit maritim, 60 pesawat, dan 4.000 personel pada 6-18 Juni lalu.

SNMCMG1 adalah salah satu dari empat kelompok maritim yang terdiri dari kapal-kapal dari berbagai negara sekutu. Kapal-kapal ini terus tersedia bagi NATO untuk melakukan berbagai tugas mulai dari partisipasi dalam latihan hingga misi operasional.

Selanjutnya: Rusia: Berkedok latihan gabungan, NATO akan mengirim senjata canggih ke Ukraina




TERBARU

[X]
×