kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Angkatan Udara AS berencana membuat pesawat kepresidenan dengan kecepatan supersonik


Rabu, 02 September 2020 / 11:49 WIB
ILUSTRASI. Air Force One bersama Presiden AS Donald Trump dan ibu negara Melania tiba di bandara Beijing, Cina, 8 November 2017.


Sumber: Military.com | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON D.C. Langkah ambisius kembali ditunjukkan oleh Angkatan Udara AS. Dilaporkan oleh Military.com, mereka telah mengambil langkah awal untuk membuat pesawat kepresidenan dengan kecepatan supersonik.

Pembuatan pesawat ini tentunya bertujuan untuk memudahkan mobilisasi presiden dengan lebih cepat ke berbagai penjuru dunia. Diprediksi bahwa waktu tempuhnya bisa 50% lebih cepat.

Bulan lalu, Direktorat Angkutan Udara Kepresidenan dan Eksekutif memberikan dukungan dana sebesar $1 juta kepada Exosonic, sebuah perusahaan dirgantara baru, untuk mengembangkan pesawat kepresidenan baru.

Exosonic mendapatkan kontrak selama 24 bulan untuk menyiapkan pesawat Air Force One jenis baru. Mereka diminta untuk merancang pesawat masa depan dengan kekuatan, berat, dimensi, sistem komunikasi, serta tata letak kabin yang sepenuhnya baru.

Baca Juga: Konflik makin panas, ini dia perbandingan kekuatan militer China dan India

"Sistem low-boom memungkinkan penumpang terbang dengan kecepatan supersonik tanpa menimbulkan dentuman yang mengganggu bagi mereka yang ada di darat," ungkap juru bicara Air Force Materiel Command, Daryl Mayer kepada Military.com.

Bukan cuma pesawat kepresidenan, Direktorat Angkutan Udara Kepresidenan dan Eksekutif juga akan mendukung upaya Exosonic untuk mengambangkan pesawat supersonik komersial sebagai transportasi eksekutif.

Upaya ini demi memberikan kenyamanan bagi para pejabat negara maupun tamu penting negara yang melakukan kunjungan ke AS.

Selain Exosonic, sebelumnya pemerintah AS juga sudah memberikan dukungan dana kepada perusahaan Hermeus Corp. untuk tujuan yang sama.

Bahkan awal tahun ini Hermeus Corp. telah berhasil melakukan uji coba pada pesawat komersial Mach 5 yang mampu terbang lebih dari lima kali kecepatan suara.

Pembuatan pesawat kepresidenan AS dengan kecepatan supersonik ini bisa menjadi babak baru dalam industri aviasi di AS, bahkan dunia.

Baca Juga: AS sebut armada militer China unggul dalam segi jumlah, berikut penjelasannya




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×