kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

APEC: Kunci pemulihan dari pandemi Covid-19 adalah perdagangan bebas


Rabu, 10 November 2021 / 14:00 WIB
ILUSTRASI. Pembukaan pertemuan pejabat senior APEC 2014 di Pusat Konvensi Nasional China, di Beijing, 5 November 2014.


Sumber: Channel News Asia | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Menteri Luar Negeri Selandia Baru Nanaia Mahuta sebelum ini mengatakan, anggota APEC telah setuju untuk mengirim pesan yang kuat tentang penghentian kenaikan subsidi bahan bakar fosil.

Masalah ini juga menjadi poin utama dalam pembicaraan iklim COP26 di Glasgow sepekan terakhir.

Isu lain yang kemungkinan akan mamanaskan suasana adalah pengajuan diri China dan Taiwan untuk bergabung dengan CPTPP, sebuah pakta perdagangan bebas yang diikuti 11 negara besar.

Bergabungnya Taiwan jelas akan ditolak oleh China yang merasa Taiwan adalah bagian dari negaranya. Sementara Australia menolak China untuk bergabung dalam kelompok itu di tengah sengketa perdagangan yang memburuk.

Pertemuan APEC pekan ini juga sepertinya akan digunakan Amerika Serikat untuk menegaskan kembali komitmennya terkait perdagangan di Indo-Pasifik setelah bertahun-tahun kebijakan proteksionis di bawah mantan Presiden Donald Trump.

Selanjutnya: Tidak bergabung dalam COP26, Barack Obama layangkan kritik ke Rusia dan China




TERBARU

[X]
×