kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Apple menutup semua operasional toko dan pabrik di China karena wabah virus corona


Sabtu, 01 Februari 2020 / 22:01 WIB
ILUSTRASI. Siluet pengguna seluler terlihat di sebelah proyeksi layar logo Apple dalam ilustrasi gambar yang diambil 28 Maret 2018.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Keputusan Apple ini mengikuti keputusan sejumlah perusahaan Amerika Serikat (AS) lainnya seperti Starbucks Corp dan McDonald's Corp untuk sementara waktu menutup restoran mereka di China untuk mencegah wabah virus corona.

Apple tetap tergantung pada pasar China untuk penjualan ponsel pintar maupun rantai pasokan dan manufaktur mereka. Apple memiliki banyak pabrik di Provinsi Hubei, yang saat ini menjadi pusat penyebaran virus corona, termasuk pabrik yang dijalankan AB InBev dan General Motors Co.

Baca Juga: Trump hampir dipastikan bebas dari ancaman pemakzulan pekan depan

Pabrik ini juga untuk sementara waktu menangguhkan produksi mereka karena virus corona.

CEO Apple Tim Cook belum lama ini mengatakan, mereka tengah mempersiapkan sebuah rencana mitigasi untuk menangani kemungkinan kerugian akibat tutupnya pabrik dan rantai pasokan di Wuhan, China.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×