kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.958
  • EMAS702.000 -0,57%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Arab Saudi diduga berada di balik penyadapan ponsel Jeff Bezos


Minggu, 31 Maret 2019 / 19:09 WIB

Arab Saudi diduga berada di balik penyadapan ponsel Jeff Bezos
Jeff Bezos bersama MacKenzie saat Vanity Fair Oscar Party 2018

KONTAN.CO.ID -  WASHINGTON. Nama baik orang terkaya di dunia, Jeff Bezos tengah berada dalam ancaman. Dalam sebuah penyelidikan, disebut-sebut telepon genggam miliknya diretas oleh seseorang yang berasal dari Arab Saudi.

Merujuk pemberitaan yang dimuat BBC, Minggu (31/3) Gavin de Becker seorang penyidik yang disewa oleh Bezos menyebut sang peretas membeberkan pesan singkatnya ke National Enquirer tabloid.


Becker mengaitkan peretasan ini dengan liputan Washington Post tentang pembunuhan penulis dan jurnalis asal Arab Saudi Jamal Khashoggi di Istanbul. Washington Post merupakan media milik Bezos.

Hasil penyelidikan ini pun sudah diserahkan ke pihak berwajib di Amerika Serikat (AS). "Penyidik dan sejumlah ahli yang bekerja menyimpulkan kalau Arab Saudi punya akses ke telepon genggam (handphone) Bezos dan mengambil beberapa informasi pribadi," kata Becker.

Temuan Becker ini datang setelah Bezos pada bulan Februari menuduh perusahaan induk National Enquirer yaitu American Media Inc (AMI) melakukan pemerasan. Ia mengatakan, AMI sempat mengancam untuk mempublikasikan foto-foto intim milik Bezos kecuali pemberitaan tersebut tidak termotivasi oleh politik.

Sebelumnya National Enquirer telah menerbitkan berita yang mengklaim kalau bos Amazon ini telah melakukan perselingkuhan. Artikel ini pun diperkuat dengan beberapa temuan foto dan pesan teks pribadi Bezos.

Becker juga menuduh kalau Pemerintah Arab Saudi tengah melakukan tekanan ke Washington Post, tempat Khashoggi menulis kala itu.

"Beberapa orang Amerika akan terkejut setelah mengetahui bahwa pemerintah Arab Saudi sangat berniat untuk melukai Jeff Bezos sejak Oktober lalu, ketika Post mulai liputan tanpa henti atas pembunuhan Khashoggi," terang Becker.

Ia juga menunjuk Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menganggap Washington Post sebagai musuh utama.

Hingga kini, Kedutaan Besar Arab Saudi di Washington belum menanggapi permintaan komentar tentang tuduhan Becker. Sementara pada bulan Februari, Menteri Luar Negeri Arab Saudi mengatakan kalau negaranya tidak memiliki hubungan sama sekali dengan pemberitaan National Enquirer tentang perselingkuhan Bezos.


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang
Editor: Noverius Laoli
Video Pilihan

TERBARU
Terpopuler
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 0.0728 || diagnostic_web = 0.3882

Close [X]
×