CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Arteta Marah, Arsenal Tetap Sempurna Usai Kalahkan Sunderland 2-0


Minggu, 13 September 2026 / 05:57 WIB
Arteta Marah, Arsenal Tetap Sempurna Usai Kalahkan Sunderland 2-0
ILUSTRASI. SOCCER-ENGLAND-ARS-IPS/REPORT (Action Images via Reuters/John Sibley)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Arsenal mempertahankan start sempurna di Premier League setelah mengalahkan Sunderland 2-0, Sabtu (12/9/2026).

Namun, kemenangan tersebut diwarnai kemarahan manajer Mikel Arteta terhadap keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Sunderland.

Penalti diberikan setelah Ezri Konsa dinilai menarik Dan Ballard saat Sunderland mendapatkan sepak pojok.

Baca Juga: KTT BRICS 2026 Hasilkan Deklarasi New Delhi, Komitmen Didorong Jadi Hasil Nyata

Enzo Le Fee maju sebagai eksekutor pada menit ke-55, tetapi tendangannya berhasil ditepis kiper Arsenal David Raya dan membentur tiang.

Hanya dua menit berselang, Bruno Guimaraes membawa Arsenal unggul. Pemain yang masuk menggantikan Myles Lewis-Skelly pada babak kedua itu menerima umpan Declan Rice sebelum melepaskan tembakan melengkung kaki kanan ke pojok atas gawang Sunderland.

Bukayo Saka kemudian memastikan kemenangan Arsenal melalui titik putih pada masa injury time. Ia mencetak gol setelah dilanggar Reinildo Mandava, yang kemudian diganjar kartu merah.

Hasil ini membuat Arsenal meraih empat kemenangan dari empat pertandingan Premier League dan mengoleksi 12 poin.

Arsenal juga telah mencatat empat clean sheet dalam lima pertandingan di semua kompetisi sejak awal musim.

Meski menang, Arteta tetap geram dengan keputusan penalti Sunderland. Ia menilai keputusan wasit John Brooks tersebut tidak dapat diterima.

Baca Juga: AS Ekspor 10,7 Juta Barel Minyak per Hari, Ini Daftar Pembeli Terbesarnya

"Ini adalah kemenangan besar, tetapi hasilnya bisa sangat berbeda," ujar Arteta kepada TNT Sport.

"Ini tidak dapat diterima di level seperti ini. Hal tersebut bisa mengubah perjalanan sebuah musim dan perebutan gelar juara. Saya sudah melihatnya 10 kali untuk memastikan dan tidak mungkin itu menjadi penalti. Ini tidak boleh terjadi," tegasnya.

Arteta bahkan menilai pelanggaran tersebut tidak layak diberikan penalti dalam kondisi apa pun.

"Ini bukan penalti dalam konteks apa pun, di liga mana pun," katanya.

Arsenal memang harus bekerja keras menghadapi perlawanan Sunderland. Tim tuan rumah tampil agresif dan mengandalkan permainan fisik yang beberapa kali membuat Arsenal harus bertahan dalam tekanan.

Namun, Arteta memuji daya juang timnya yang tetap mampu mempertahankan keunggulan. Ia juga memberikan kredit khusus kepada Raya yang menggagalkan penalti Sunderland.

Baca Juga: Iran dan Negara Teluk Akan Bertemu di Oman Bahas Selat Hormuz, Ada Kesepakatan?

"David Raya luar biasa. Dia adalah pemain yang bisa menentukan pertandingan ketika kami membutuhkannya," kata Arteta.

"Semangat dan keberanian untuk terus berjuang sangat luar biasa. Saya sangat senang dalam satu sisi, tetapi juga sangat khawatir di sisi lain," lanjutnya.

Arteta juga mengakui Sunderland pantas mendapat pujian karena mampu membuat Arsenal kesulitan sepanjang pertandingan.

Arsenal kini berada di puncak klasemen dengan 12 poin. Manchester City menjadi satu-satunya tim lain yang masih memiliki rekor sempurna dan berpeluang menyamai koleksi Arsenal jika mengalahkan Manchester United pada Minggu (13/9).




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×