kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.719   -99,00   -0,56%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

AS berencana jatuhkan sanksi ekonomi atas Turki menyusul serangan ke Suriah


Senin, 14 Oktober 2019 / 08:25 WIB
ILUSTRASI. Siluet Presiden AS Donald Trump ketika ia menjadi tuan rumah reli Keep America Great di Santa Ana Star Center di Rio Rancho, New Mexico, pada 16 September 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pemerintahan Donald Trump berencana menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Turki secepat mungkin pada pekan ini, setelah penyerbuan ke Suriah Utara.

Presiden Amerika Serikat (AS) mengatakan, dia mendengarkan suara Kongres, baik dari Partai Republik dan Demokrat, yang mendorong secara agresif untuk tindakan sanksi atas Turki.

"Berurusan dengan @LindseyGrahamSC dan banyak anggota Kongres, termasuk Demokrat, tentang memberlakukan Sanksi yang kuat di Turki," kata Trump melalui akun Twitter-nya, Minggu (13/11), seperti dikutip Reuters. Lindsey Graham adalah senator dari Partai Republik.

Baca Juga: Pentagon: Pasukan AS di Surian di bawah ancaman akibat serangan militer Turki

"Perbendaharaan sudah siap untuk berjalan, undang-undang tambahan mungkin dicari. Ada konsensus besar tentang ini. Turki telah meminta agar itu tidak dilakukan. Tetap di sini!" Trump menambahkan.

Seorang pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan kepada Reuters, sanksi terhadap Turki sedang dilaksanakan di semua tingkat pemerintah untuk segera dijatuhkan.

Pada Jumat (11/10, )Menteri Keuangan Steven Mnuchin menyebutkan, Trump telah menyetujui sanksi baru "sangat kuat" yang menargetkan Turki. Pemerintah AS tampaknya siap untuk mulai mewujudkan ancaman Trump untuk melenyapkan ekonomi Turki.

Turki serang konvoi warga sipil




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×