kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45862,44   -0,26   -0.03%
  • EMAS918.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.15%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

AS dan India sepakat memperkuat keamanan di kawasan Indo-Pasifik


Selasa, 09 Februari 2021 / 14:43 WIB
AS dan India sepakat memperkuat keamanan di kawasan Indo-Pasifik
ILUSTRASI. AS dan India sepakat memperkuat keamanan di kawasan Indo-Pasifik

Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Perdana Menteri India Narendra Modi pada Senin (8/2) malam melakukan pembicaraan singkat melalui telepon. Mereka sepakat untuk memperkuat keamanan di wilayah Indo-Pasifik.

Pembicaraan Senin malam itu merupakan pertama kalinya sejak Biden menjabat sebagai Presiden AS pada 20 Januari lalu. Obrolan ini semakin menegaskan hubungan baik kedua negara, terutama dalam urusan pertahanan dan keamanan.

"Para pemimpin sepakat untuk melanjutkan kerjasama erat untuk mempromosikan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, termasuk dukungan untuk kebebasan navigasi, integritas wilayah, dan struktur kawasan yang lebih kuat melalui Quad," ungkap Gedung Putih, seperti dikutip Reuters.

Dalam pembicaraan tersebut, Modi mengatakan kepada Biden, dia akan bekerja untuk meningkatkan kemitraan strategis antara kedua negara.

Baca Juga: Israel bakal borong senjata canggih dari AS, nilainya Rp 126 triliun

Misi khusus Quad

AS dan India bersama Jepang juga Australia saat ini tergabung dalam Quad, forum strategis informal yang rutin melakukan latihan militer bersama di kawasan Asia Pasifik.

Aktivitas Quad di kawasan itu juga memiliki misi khusus untuk meredam aktivitas militer China yang semakin meningkat setahun terakhir. China sendiri menilai bahwa Quad adalah NATO-nya Asia.

Bahkan, China secara tegas juga mengecam Quad sebagai upaya penghambat perkembangan negaranya dan mendesak AS untuk membuang "mentalitas Perang Dingin" yang masih ada.

Baca Juga: Pakistan berharap bisa gelar latihan militer bersama dengan kapal induk China




TERBARU

[X]
×