Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Amerika Serikat (AS) dan Iran saling melancarkan serangan untuk pertama kalinya dalam sekitar satu bulan terakhir, ketika pasukan Amerika menghantam peluncur roket Iran dan Republik Islam membalas dengan menembakkan rudal ke arah Yordania.
Seperti dikutip Bloomberg, Senin (31/8), Kapten Tim Hawkins, juru bicara Komando Pusat AS, mengatakan pada hari Minggu (30/8) bahwa Iran sedang bersiap untuk meluncurkan roket yang membawa ranjau ke Selat Hormuz. Ia menambahkan bahwa pasukan Amerika "memantau daerah tersebut dengan cermat dan tetap siap untuk melindungi arus perdagangan bebas melalui jalur air penting ini."
Korps Garda Revolusi Islam Iran melancarkan serangan rudal dan drone terhadap pangkalan udara AS di Yordania pada Senin pagi (31/8) sebagai balasan atas serangan udara Amerika, menurut kantor berita pemerintah IRNA.
Dilaporkan dalam sebuah unggahan di X, militer Yordania mencegat delapan rudal setelah melanggar wilayah udara kerajaan, dan menghancurkannya sebelum menyebabkan kerusakan apa pun, menurut Kantor Berita Yordania.














