AS: Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina, Ada Konsekuensi Bencana bagi Rusia

Senin, 26 September 2022 | 13:22 WIB Sumber: Reuters
AS: Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina, Ada Konsekuensi Bencana bagi Rusia

ILUSTRASI. Tentara Ukraina mengendarai Armored Personnel Carrier (APC) di dekat Kota Izium, Wilayah Kharkiv, Ukraina, 19 September 2022. REUTERS/Gleb Garanich.


KONTAN.CO.ID - KYIV. Amerika Serikat atau AS memperingatkan pada Minggu (25/9) tentang konsekuensi bencana jika Rusia menggunakan senjata nuklir di Ukraina.

Peringatan AS itu keluar setelah Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan, wilayah yang mengadakan referendum di Ukraina akan mendapatkan perlindungan penuh dari Moskow.

Pemungutan suara di empat wilayah Ukraina timur, yang bertujuan untuk mencaplok wilayah yang telah diambil paksa oleh Rusia, diadakan untuk hari ketiga pada Minggu (25/9). 

Parlemen Rusia bisa bergerak untuk meresmikan aneksasi wilayah Ukraina tersebut dalam beberapa hari.

Baca Juga: Situasi Ukraina Terkini: Pertempuran Masih Berlangsung di Tengah Proses Referendum

Dengan memasukkan wilayah Luhansk, Donetsk, Kherson, dan Zaporizhzhia ke dalam Rusia, Moskow bisa menggambarkan upaya untuk merebutnya kembali sebagai serangan terhadap negeri beruang merah.

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan, Amerika Serikat akan menanggapi setiap penggunaan senjata nuklir Rusia terhadap Ukraina.

"Jika Rusia melewati batas ini, akan ada konsekuensi bencana bagi Rusia. Amerika Serikat akan merespons dengan tegas," kata Sullivan kepada program Meet the Press dari NBC, seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: AS Ancam Jatuhkan Sanksi Baru jika Rusia tetap Dukung Referendum di Wilayah Ukraina

Peringatan AS terbaru menyusul ancaman nuklir terselubung yang Presiden Vladimir Putin buat Rabu (21/9) pekan lalu, yang mengatakan, Rusia akan menggunakan senjata apa pun untuk mempertahankan wilayahnya.

Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov membuat poin lebih langsung pada konferensi pers pada Sabtu (24/9), setelah pidato di Majelis Umum PBB di New York, AS.

Ditanya apakah Rusia akan memiliki alasan untuk menggunakan senjata nuklir untuk mempertahankan wilayah di Ukraina, Lavrov mengatakan, "berada di bawah perlindungan penuh negara".

Editor: S.S. Kurniawan

Terbaru