kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

AS Karantina 18 Penumpang Kapal Pesiar Usai Wabah Hantavirus Terdeteksi


Selasa, 12 Mei 2026 / 00:03 WIB
AS Karantina 18 Penumpang Kapal Pesiar Usai Wabah Hantavirus Terdeteksi
ILUSTRASI. SPAIN-HEALTH-HANTAVIRUS-ILLNESS-TOURISM (AFP/JORGE GUERRERO)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Pejabat Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat pada Senin (11/5/2026) mengatakan, 18 penumpang dari kapal pesiar mewah telah diterbangkan kembali ke AS dan kini menjalani karantina setelah terjadi wabah hantavirus di kapal tersebut.

Satu penumpang yang dinyatakan positif infeksi kini dirawat di unit biokontainmen di Nebraska, sementara 16 lainnya dipantau di University of Nebraska Medical Center. Dua penumpang lainnya dirawat di Atlanta, termasuk satu orang yang mengalami gejala dan dibawa ke fasilitas khusus di Emory University.

Kapal yang terlibat adalah MV Hondius, sebuah kapal pesiar ekspedisi mewah yang dikaitkan dengan wabah virus Andes, salah satu jenis hantavirus yang diketahui dapat menular secara terbatas antarmanusia. Secara umum, hantavirus biasanya menyebar melalui hewan pengerat liar.

Baca Juga: Freeport LNG Kembali Beroperasi, Harga Gas AS Langsung Naik 5%

Pejabat kesehatan AS menegaskan bahwa risiko terhadap masyarakat umum tetap sangat rendah. Virus Andes tidak mudah menular dan biasanya hanya menyebar melalui kontak dekat yang berkepanjangan dengan individu yang sudah menunjukkan gejala.

Seorang pejabat kesehatan menyebutkan bahwa dua penumpang yang dirawat di Atlanta adalah pasangan, dan salah satunya mengalami gejala sebelum dipindahkan ke fasilitas biokontainmen.

Angela Hewlett, dokter penyakit infeksi dan direktur medis unit biokontainmen Nebraska, mengatakan pasien yang dirawat di sana dalam kondisi baik dan belum menunjukkan gejala. Pemantauan akan terus dilakukan untuk memastikan pasien tetap tanpa gejala.

Para penumpang yang dikarantina berusia antara akhir 20-an hingga awal 80-an tahun dan dapat menjalani pemantauan hingga 42 hari.

Kelompok tersebut terdiri dari 17 warga negara Amerika Serikat dan satu warga negara Inggris yang memiliki kewarganegaraan ganda dan memilih kembali ke AS untuk perawatan.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×