kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

AS keluar dari Konferensi Perlucutan Senjata pasca Venezuela ambil kepemimpinan


Selasa, 28 Mei 2019 / 16:19 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - GENEVA. Delegasi Amerika Serikat (AS) keluar dari Konferensi Perlucutan Senjata pada hari Selasa untuk memprotes Venezuela yang mendapat giliran mengambil alih kursi sebagai presiden forum yang disponsori AS tersebut. 

Tindakan AS ini serupa dengan apa yang mereka lakukan tahun lalu ketika Suriah mengambil alih kursi presiden Konferensi Perlucutan Senjata

"Kami harus berusaha melakukan apa yang kami bisa untuk mencegah negara-negara jenis ini memimpin badan-badan internasional," Robert Wood, duta besar perlucutan senjata AS, mengatakan kepada wartawan setelah meninggalkan sesi di Jenewa seperti dilansir Reuters, Selasa (28/5).

"Seorang wakil dari Juan Guaido, presiden sementara, harus berada di badan ini, harus duduk di kursi itu sekarang ... Mantan (Nicolas) rezim Maduro pada dasarnya mati, itu hanya tidak ingin berbaring," tambah Robert.

Maduro mempertahankan kontrol atas lembaga-lembaga negara Venezuela, dan menyebut Guaido boneka Washington dan menyalahkan sanksi AS untuk krisis ekonomi hiperinflasi dan krisis kemanusiaan.




TERBARU

[X]
×