kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

AS pungut tarif baru, perang dagang dengan Eropa kian membara?


Selasa, 17 Desember 2019 / 22:43 WIB
ILUSTRASI. Bendera AS dan Uni Eropa untuk menyambut kunjungan Wakil Presiden AS Mike Pence ke markas Komisi Eropa di Brussels, Belgia, 20 Februari 2017.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Karena itu, negeri uak Sam perlu menemukan cara untuk menjual lebih banyak barang ke benua biru.

"(Defisit) itu tidak bisa dilanjutkan. Ada banyak hambatan untuk berdagang di sana dan ada banyak masalah lain yang harus kami atasi," sebut Lighthizer.

Baca Juga: AS bidik Prancis, 28 negara Uni Eropa akan bersatu melawan tarif Trump

"Anda tidak bisa menurunkan defisit perdagangan global tanpa menurunkan defisit perdagangan dengan Eropa, setidaknya secara signifikan. Jadi, itu fokus yang sangat penting bagi kami," imbuh dia.

Kesenjangan perdagangan AS-Uni Eropa sekarang mencakup defisit dengan Inggris mencapai US$ 5,5 miliar. "Yang pasti, Inggris adalah prioritas. Begitu tujuan (Brexit) mereka disetujui, kami akan mulai berbicara," kata Lighthizer.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×