kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

AS melihat kemungkinan pembalasan atas serangan siber Rusia terhadap JBS


Kamis, 03 Juni 2021 / 12:46 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Joe Biden menyampaikan pernyataan sebelum gencatan senjata yang disepakati oleh Israel dan Hamas akan mulai berlaku, di Cross Hall di Gedung Putih di Washington, AS, Kamis (20/5/2021). REUTERS/Jonathan Ernst.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

"Kami tidak akan mendukung itu. Kami akan menaikkan itu dan kami tidak akan mengambil opsi dari meja," imbuh dia.

Gedung Putih tidak menyalahkan Kremlin secara langsung, hanya menunjukkan bahwa kelompok kriminal beroperasi dari dalam Rusia. Namun, Psaki mengatakan "negara yang bertanggungjawab tidak menampung" penjahat dunia maya.

"Presiden Biden tentu berpikir, Presiden Putin dan Pemerintah Rusia memiliki peran untuk menghentikan dan mencegah serangan ini. Oleh karenanya, itu akan menjadi topik diskusi ketika mereka bertemu," katanya.

Sementara Rusia menyatakan pada Rabu, pihaknya akan terbuka untuk setiap permintaan bantuan AS dalam menyelidiki serangan siber.

JBS adalah pemasok daging dengan jaringan luas, yang beroperasi di Amerika Serikat, Australia, Kanada, Eropa, Meksiko, Selandia Baru, dan Inggris.

Menurut JBS, sebagian besar pabrik daging sapi, babi, unggas, dan makanan siap saji akan beroperasi Rabu.

Selanjutnya: Vladimir Putin ancam akan merontokkan gigi kekuatan asing




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×