kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

AS melihat kemungkinan pembalasan atas serangan siber Rusia terhadap JBS


Kamis, 03 Juni 2021 / 12:46 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Joe Biden menyampaikan pernyataan sebelum gencatan senjata yang disepakati oleh Israel dan Hamas akan mulai berlaku, di Cross Hall di Gedung Putih di Washington, AS, Kamis (20/5/2021). REUTERS/Jonathan Ernst.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

"Kami tidak akan mendukung itu. Kami akan menaikkan itu dan kami tidak akan mengambil opsi dari meja," imbuh dia.

Gedung Putih tidak menyalahkan Kremlin secara langsung, hanya menunjukkan bahwa kelompok kriminal beroperasi dari dalam Rusia. Namun, Psaki mengatakan "negara yang bertanggungjawab tidak menampung" penjahat dunia maya.

"Presiden Biden tentu berpikir, Presiden Putin dan Pemerintah Rusia memiliki peran untuk menghentikan dan mencegah serangan ini. Oleh karenanya, itu akan menjadi topik diskusi ketika mereka bertemu," katanya.

Sementara Rusia menyatakan pada Rabu, pihaknya akan terbuka untuk setiap permintaan bantuan AS dalam menyelidiki serangan siber.

JBS adalah pemasok daging dengan jaringan luas, yang beroperasi di Amerika Serikat, Australia, Kanada, Eropa, Meksiko, Selandia Baru, dan Inggris.

Menurut JBS, sebagian besar pabrik daging sapi, babi, unggas, dan makanan siap saji akan beroperasi Rabu.

Selanjutnya: Vladimir Putin ancam akan merontokkan gigi kekuatan asing




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×