kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

AS Mengaku Telah Menghapus Malware dari Internet Dunia untuk Mencegah Serangan Rusia


Kamis, 07 April 2022 / 11:57 WIB
ILUSTRASI. Peretas mengolah data siber


Sumber: New York Times | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Amerika Serikat (AS) melalui Jaksa Agung Merrick Garland pada hari Rabu (6/4) mengatakan telah secara diam-diam menghapus malware dari jaringan internet dunia dalam beberapa pekan terakhir. Langkah ini diambil untuk mencegah adanya serangan siber dari Rusia.

Dalam pernyataannya, Garland menyebut langkah ini merupakan tanggapan atas percobaan serangan siber Rusia yang menyasar perusahaan keuangan, jaringan pipa, dan jaringan listrik.

Dilansir dari New York Times, malware yang menjadi sasaran memungkinkan Rusia untuk melakukan "botnet", sebuah jaringan komputer pribadi yang dikendalikan oleh GRU, badan intelijen militer Rusia.

Sayangnya, Garland tidak menjelaskan sistem kerja malware yang dimaksud. Hanya disebutkan bahwa malware tersebut dapat digunakan untuk segala hal mulai dari pengawasan hingga serangan yang merusak.

"Untungnya, kami dapat menghalangi botnet ini sebelum dapat digunakan," kata Garland.

Baca Juga: Tugas di Kiev dan Chernihiv Selesai, Pasukan Rusia Kini Fokus ke Wilayah Donbass

Berbekal perintah pengadilan rahasia di AS dan bantuan pemerintah di seluruh dunia, Departemen Kehakiman dan FBI memutuskan jaringan dari pengontrol GRU sendiri.

Perintah pengadilan mengizinkan FBI untuk masuk ke jaringan perusahaan domestik dan menghapus malware, terkadang tanpa sepengetahuan perusahaan, bahkan terkadang tanpa diketahui oleh perusahaan itu sendiri.

Serangan siber Rusia menargetkan Ukraina

Sampai saat ini para pejabat terkait di AS masih meyakini bahwa serangan siber Rusia telah secara khusus diarahkan ke Ukraina. Salah satu malware yang disiapkan bahkan disebut mampu melumpuhkan kantor pemerintah Ukraina dan menyerang sistem satelit Eropa yang disebut Viasat.

Baca Juga: Pentagon: Pasukan Rusia di Ukraina Saat Ini Dalam Posisi Bertahan




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×