kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.705   -34,00   -0,19%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Asaad: Jika AS menyerang kami akan membalas


Senin, 09 September 2013 / 11:10 WIB
ILUSTRASI. Bendera Korea Utara raksasa dikibarkan saat parade paramiliter untuk memperingati 73 tahun pendirian Korea Utara


Sumber: Aljazeera | Editor: Asnil Amri

DAMASKUS. Presiden Suriah, Bashar al-Assad membantah tuduhan penggunaan senjata kimia sebagaimana yang dituduhkan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama.

Selain itu, Assad menyatakan akan membalas serangan AS jika negara Uwak Sam itu menyerang Suriah. Hal tersebut ditegaskan Assad dalam sebuah wawancara dengan CBS.

"Belum ada bukti, bahwa saya menggunakan senjata kimia terhadap rakyat saya sendiri," kata Assad kepada Charlie Rose yang ditayangkan hari Minggu.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi AS tersebut, Assad menurut Rose tidak menyangkal ataupun membenarkan, kalau Suriah memiliki senjata kimia.

Sementara itu, AS dan sekutunya Prancis, kini sedang berusaha mencari dukungan internasional untuk menyerang Suriah.

Sementara itu, negara-negara anggota Uni Eropa menyalahkan pemerintah Suriah atas adanya senjata kimia tersebut. Namun, Uni Eropa menyatakan, mereka akan menunggu laporan dari ahli senjata PBB, sebelum melakukan agresi militer ke Suriah.

Sementara itu, salah satu media di Jerman melaporkan. Bahwa, pasukan pemerintah Suriah dimungkinkan menggunakan senjata kimia tanpa seizin dari Presiden Assad .




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×