kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Atas dasar keamanan, lebih dari 40% perusahaan Jepang akan menjauh dari China


Rabu, 30 Desember 2020 / 12:06 WIB
ILUSTRASI. Atas dasar keamanan, lebih dari 40% perusahaan Jepang akan menjauh dari China.


Sumber: Kyodo | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Tidak hanya masalah keamanan teknologi dan informasi, perusahaan Jepang juga mulai menyoroti masalah hak asasi manusia yang kerap terjadi di China.

Dalam jajak pendapat, sebanyak 57 responden mengatakan mereka telah memperkenalkan sistem yang berfokus pada hak asasi manusia dalam menjalankan bisnis.

Umumnnya mereka menyadari bahwa setiap perusahaan perlu menyiapkan sistem khusus untuk mengontrol apakah semua produksi yang terkait dengan mereka dilakukan tidak dalam kondisi kerja paksa.

Tindakan ini mulai diambil setelah ditemukan perusahaan multinasional membuat kesepakatan dengan pabrik-pabrik China yang dicurigai memberlakukan kerja paksa pada Uyghur dan etnis minoritas lainnya di China.

Selanjutnya: Jepang larang warga asing masuk mulai 28 Desember 2020 sampai akhir Januari 2021




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×