kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Atasi pandemi Afrika, IMF dan World Bank mendesak aksi menutup gap US$ 44 miliar


Sabtu, 18 April 2020 / 06:30 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

Presiden Bank Dunia David Malpass mengatakan Bank Dunia telah memberikan dukungan darurat kepada 30 negara di seluruh Afrika, dengan lebih banyak lagi yang akan datang, dan akan terus mengadvokasi pengurangan utang dan peningkatan sumber daya.

"Tidak ada yang bisa berdiri di sela-sela; kami tidak bisa meninggalkan negara di belakang dalam tanggapan kami," katanya. 

Baca Juga: IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi -3%

Menurut Malpass, dari US$ 160 miliar dana darurat yang diperkirakan akan disediakan Bank Dunia selama 15 bulan ke depan, US$ 55 miliar akan diberikan ke Afrika.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperkirakan kebutuhan keuangan Afrika berkisar antara US$ 200 miliar. "Saya telah mendesak kreditur untuk memberikan penghentian pembayaran utang untuk semua negara berkembang, bukan hanya yang termiskin."

Lembaga nirlaba telah meminta IMF untuk meningkatkan sumber daya tambahan dengan menjual beberapa cadangan emasnya atau mengeluarkan alokasi Hak Penarikan Khusus, mata uang pemberi pinjaman global. Washington menentang alokasi SDR, yang mirip dengan bank sentral mencetak uang baru.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×