kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Austria Bakal Tangkap Vladimir Putin Jika Menginjakkan Kaki di Negaranya


Rabu, 12 April 2023 / 06:24 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah Austria menegaskan pihaknya akan menangkap Presiden Rusia Vladimir Putin jika ia mengunjungi negara tersebut.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh pengadilan harus dieksekusi, dan orang-orang yang dicari oleh pengadilan harus ditangkap," demikian pernyataan Kementerian Kehakiman Austria.

Meningkatnya aksi demonstrasi untuk menangkap Putin terjadi ketika jajaran Kremlin tampaknya semakin gelisah dengan upaya internasional untuk menjauhi Rusia. 

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan ketidaksukaannya terhadap dorongan kepada sekutu Rusia untuk menurunkan hubungan dengan Moskow.

"Jika negara-negara Barat akan mencoba melakukan ancaman, pemerasan, akan memaksa sekutu kami untuk merusak hubungan dengan Rusia sehingga merugikan kepentingan nasional mereka sendiri, maka, tentu saja, kami tidak akan menyembunyikan sikap kami terhadap upaya-upaya semacam itu," kata Lavrov.

Baca Juga: Vladimir Putin Teken Dekrit: 147.000 Warga Rusia Wajib Militer di Musim Semi

Mengutip Ukrayinska Pravda, Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken meyakini bahwa para penandatangan Statuta Roma di Eropa harus mengeksekusi surat perintah penangkapan Presiden Rusia Vladimir Putin dan mengekstradisinya ke Mahkamah Pidana Internasional. 

Pada saat yang sama, Hungaria, yang merupakan penandatangan perjanjian tersebut, mengatakan bahwa mereka tidak akan melakukannya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×