kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Awas! Korea Utara bakal menyerang sistem pemilihan presiden AS November nanti


Kamis, 18 Juni 2020 / 21:40 WIB
ILUSTRASI. Korea Utara kemungkinan akan meretas sistem pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) pada November 2020 mendatang. Korea Utara punya kemampuan melakukan itu.


Sumber: foxnews | Editor: Khomarul Hidayat

Baik pemerintah federal dan negara bagian AS telah meningkatkan perlindungan terhadap peretasan sistem pemilu. Namun, Wamp dan Issue One telah meminta Kongres AS untuk mengalokasikan lebih banyak dana untuk lebih melindungi pemilu yang akan datang.

"Perlu memiliki lebih banyak uang bagi negara-negara bagian untuk melakukan pemilihan yang aman dan terjamin," kata Wamp.

Korea Utara telah meretas AS di masa lalu. Departemen Keamanan Dalam Negeri telah melaporkan Korea Utara menyerang infrastruktur Amerika seperti bank dan lembaga keuangan.

Pada tahun 2014, penjahat dunia maya yang didukung oleh rezim Kim Jong Un diduga meretas Sony Pictures.

"Yang harus dilakukan adalah tidak menyerah, tidak membiarkan Korea Utara merasa lebih berani, ikut campur dalam sistem pemilihan AS, atau secara terang-terangan melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB," kata Yoon Lee.

Baca Juga: Jadi ancaman, Donald Trump perpanjang sanksi atas Korea Utara




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×