kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45935,34   -28,38   -2.95%
  • EMAS1.321.000 0,46%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Ayatollah Seyyed Ali Khamenei: Israel Memang Harus Ditampar


Kamis, 04 April 2024 / 02:51 WIB
Ayatollah Seyyed Ali Khamenei: Israel Memang Harus Ditampar
ILUSTRASI. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khemenei berbicara saat ibadah salat Jumat di Tehran, Iran, 14 September 2007. REUTERS/Morteza Nikoubazl


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - TEHRAN. Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei mengatakan rezim Zionis Israel tidak akan bisa menghindari kekalahan. 

Hal ini ia sampaikan atas tanggapan Israel yang melakukan tindakan nekat seperti serangan udara yang dilakukan terhadap konsulat Iran di Suriah.

Pernyataan Khamenei tersebut disampaikan saat Pemimpin Tertinggi Iran menerima pejabat senior dan legislator Iran pada kesempatan bulan suci Ramadan di Teheran pada hari Rabu, seperti dikutip dari kantor berita IRNA.

Baca Juga: AS Peringatkan Iran Agar tidak Menjadikan Mereka Sebagai Target Serangan Balasan

Ayatollah Khamenei menekankan: “Kekalahan rezim Zionis di Gaza akan terus berlanjut, dan rezim tersebut akan hampir runtuh dan bubar. 

Upaya putus asa seperti yang dilakukan rezim di Suriah tidak akan menyelamatkan mereka dari kekalahan. Tentu saja, mereka juga akan ditampar karena tindakan tersebut." katanya.

Pemimpin Tertinggi juga mengatakan bahwa Hari Quds Internasional tahun ini, yakni hari Jumat terakhir di bulan suci Ramadhan, akan berubah menjadi kegaduhan internasional terhadap rezim Zionis Israel yang menduduki Palestina.

Baca Juga: Brent Oil Futures Rise Towards US$ 90 as Supply Risks Intensify

Pada tahun-tahun sebelumnya, Hari Quds Internasional yang dicetuskan oleh Iran, hanya diadakan di negara-negara Islam. "Namun tahun ini kemungkinan besar akan diadakan di negara-negara non-Muslim," ujarnya.

Ayatollah Khamenei juga meminta rakyat Iran untuk berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa hari Jumat ini secara massal.

Pada tahun 1979, pendiri Republik Islam Iran, Imam Khomeini, menetapkan hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan sebagai Hari Quds, ditandai dengan mengadakan demonstrasi menentang rezim Israel.




TERBARU

[X]
×